Mengapa Banyak Media Sosial Diblokir China? Simak Penjelasannya!

Diblokir China

Milenianews.com – China telah memblokir tujuh platform media sosial. China terkenal sebagai negara dengan regulasi ketat terkait penggunaan media sosial bagi warganya. Sebagaimana melansir dari Independent, negara ini telah menghentikan akses ke lebih dari 8.000 situs web dan aplikasi hingga saat ini. Sebenarnya, apa alasan media sosial tersebut diblokir China?

Pemblokiran tersebut berdasarkan dari sejumlah faktor, termasuk pertimbangan politik, sosial budaya, dan juga ekonomi. Pemerintah China juga mengkhawatirkan dampak bebasnya akses informasi bagi warga negara, terutama melalui platform media sosial Barat.

Dampak dari pemblokiran tersebut menyebabkan pengguna di China harus mengandalkan VPN agar dapat mengakses situs web dan platform media sosial yang populer secara global.

Baca juga : Tahukah Kamu, 5 Aplikasi Tertua yang Ada Sejak Tahun 90an

Berikut adalah daftar media sosial yang telah China blokir:

1. Instagram

China memulai pemblokiran Instagram pada tahun 2014 dengan alasan untuk menghentikan penyebaran konten yang dianggap berpotensi anti-Tiongkok yang diposting oleh pengguna.

2. Facebook

Pemblokiran Facebook berlangsung setelah kerusuhan di Urumqi pada tahun 2009. Tindakan ini karena para pengunjuk rasa dari gerakan kemerdekaan Turkistan Timur menggunakan Facebook sebagai alat komunikasi untuk mengoordinasikan serangan di seluruh kota. Facebook juga menolak untuk memberikan identitas dan informasi para pengunjuk rasa kepada pemerintah China.

3. TikTok

Meskipun TikTok, pemiliknya adalah perusahaan China ByteDance, namun platform ini termasuk yang China blokir. Alasannya adalah karena terlalu banyak berisi konten dari negara asing. Sebagai alternatif, di China, ada platform media sosial lokal yang terkenal sebagai Douyin, yang hanya berisi konten dari China.

Baca juga : Inilah 6 Aplikasi Belajar Online Gratis di Android

4. Twitter

Pada tahun 2009, pemerintah China mulai memblokir Twitter setelah kerusuhan di Urumqi yang menimbulkan kecurigaan pemerintah. Pemerintah menduga bahwa pengunjuk rasa menggunakan Twitter untuk mengorganisir aksi protes mereka.

5. WhatsApp

Meskipun WhatsApp merupakan salah satu platform pesan terpopuler di seluruh dunia, China tetap memblokirnya. Tindakan ini karena WhatsApp menggunakan enkripsi ujung ke ujung untuk melindungi privasi pesan penggunanya. Hal ini berarti pihak berwenang China tidak dapat memantau atau menyensor pesan tersebut.

6. YouTube

Pemblokiran YouTube pertama kali di China yaitu selama lima bulan dari Oktober 2007 hingga Maret 2008. Kemudian pemblokiran berlangsung dari tahun 2009 hingga sekarang.

Alasannya adalah banyaknya konten yang dianggap mengancam persatuan dan kedaulatan negara. Hal ini bertentangan dengan keinginan pemerintah China untuk mempertahankan kendali atas hiburan yang warganya ingin nikmati.

7. Snapchat

Snapchat bergabung dengan daftar media sosial Barat yang diblokir di China. Alasan utama pemblokiran Snapchat adalah kemampuan platform ini untuk berbagi gambar dan juga video.

Baca juga : Prodi Informatika Universitas Nusa Mandiri Akan Gelar Workshop UI/UX Aplikasi Mobile

China menganggap hal sebagai ancaman terhadap stabilitas sosial dan keseragaman budaya yang ingin pemerintah China jaga. Itulah ketujuh media sosial yang pemerintah China blokir di negaranya.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *