News  

Menembus Pegunungan, BMH Resmikan Musholla Babul Malik di Pelosok Probolinggo

Suasana peresmian Musholla Babul Malik di Dusun Tegalan, Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (14/7/2026). Pembangunan musholla itu didukung sepenuhnya oleh BMH Jawa Timur. (Foto: Dok BMH)

Milenianews.com, Probolinggo– Kegembiraan dan rasa syukur menyelimuti warga Dusun Tegalan, Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Setelah melalui proses pembangunan di tengah keterbatasan geografis, Musholla Babul Malik yang terletak di kawasan pegunungan pedalaman ini akhirnya resmi dibuka pada Selasa (14/7/2026).

Akses menuju lokasi musholla di RT 005 RW 003 ini terbilang cukup sulit dan menantang karena medan yang berliku. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat warga dan para tokoh masyarakat untuk hadir langsung dalam acara peresmian yang berlangsung khidmat tersebut.

Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Tambak Ukir, Bapak Muhammad Tarsan, beserta unsur perangkat desa setempat. Selain itu, hadir pula guru ngaji, warga sekitar, serta adik-adik santri yang selama ini sangat mendambakan tempat ibadah dan sarana belajar mengaji yang layak.

Bapak Muhammad Tarsan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian para donatur yang telah mewujudkan rumah ibadah ini. “Kami atas nama pemerintah desa dan warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kehadiran Musholla Babul Malik ini sangat berarti bagi masyarakat di sini, terutama untuk pembinaan karakter anak-anak sejak dini,” ujarnya.

Rasa haru dan bahagia juga diungkapkan oleh Ustadz Sama’un, selaku guru ngaji di Musholla Babul Malik. Menurutnya, fasilitas baru ini akan meningkatkan semangat belajar para santri di dusun tersebut. “Alhamdulillah, anak-anak sekarang bisa mengaji dengan lebih nyaman dan khusyuk. Semoga musholla ini selalu makmur dan menjadi ladang pahala jariyah bagi semua pihak yang telah membantu,” harapnya.

Baca Juga : BMH Sumut Dukung  Acara Lailatul Ijtima’ di Pulau Samosir

Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menyatakan bahwa pembangunan ini adalah bentuk komitmen untuk menghadirkan fasilitas ibadah yang layak di kawasan pedalaman. “Program ini menjadi bukti kepedulian para donatur dalam meningkatkan kenyamanan beribadah dan belajar mengaji bagi adik-adik santri di wilayah pelosok. Kami berharap kehadiran musholla ini membawa keberkahan jangka panjang serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat setempat,” jelasnya.

Pihak BMH Jawa Timur menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah di wilayah pelosok dan pedalaman merupakan salah satu program prioritas untuk memastikan keadilan akses fasilitas keagamaan. Melalui program ini, diharapkan kualitas kehidupan beragama dan pendidikan Al-Qur’an di daerah pegunungan dapat terus tumbuh dan berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *