Milenianews.com, Jakarta – Indonesia pertama kali mengidentifikasi pasien HIV/AIDS pada tahun 1987. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kemudian menetapkan Indonesia sebagai negara ke-13 di Asia yang melaporkan kasus ini. Sejak saat itu, HIV/AIDS menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia, dan sudah menyebabkan jutaan korban yang meninggal dunia.
Kemenkes (Kementerian Kesehatan) RI mencatat bahwa, persebaran HIV/AIDS pada tahun 2021 meningkat seiring dengan perkembangan zaman. Data terakhir mencatat ada 36.902 kasus dan mayoritas penderitanya adalah generasi milenial atau golongan produktif yang berusia 25-49 tahun dengan persentase 69,7%.
Baca Juga : Hari AIDS Sedunia Diperingati Setiap Tanggal 1 Desember, Kampanyekan Pencegahan HIV/AIDS
Lalu, 16,9% pada usia 20-24 tahun dan 8,1% pada usia 50 tahun ke atas. Berdasarkan data Kemenkes RI, generasi milenial menjadi sasaran utama infeksi HIV/AIDS di Indonesia.
Berdasarkan Survei Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia, terdapat 88,4% informan yang menggunakan narkoba berdasarkan ajakan teman. Hal inilah yang menjadi titik kenaikkan kasus HIV/AIDS di Indonesia. Sebab, tidak ada pemahaman yang cukup tentang apa itu HIV/AIDS dan bagaimana penyebarannya.