Milenianews.com, Medan– Menjelang penghujung 2023 dan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, PT. Pegadaian (Persero) melalui Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah Sumatera Utara (Laznas BMH), memberikan santunan kepada 100 anak yatim dan dhuafa. Para yatim itu berasal dari 10 rumah Qur’an di Kecamatan Medan Belawan dan Medan Polonia Kota Medan.
Kegiatan penyaluran bantuan berupa mushaf Al-Qur’an, paket gizi anak, paket alat tulis sekolah dan uang tunai tersebut diawali di Kampung Sentosa Sicanang Kering, Kecamatan Medan Belawan. Sebanyak 50 anak yatim di kampung ini menjadi penerima manfaat dari paket bantuan tersebut. Kegiatan dipusatkan di Masjid Jamik Sicanang, Ahad (17/12/2023).
Berikutnya bantuan tersebut diberikan kepada 25 santri Qur’an yatim di Karang Sari dan 25 santri di Sari Rejo, Medan Polonia. Total penerima manfaat ada 100 anak yatim dari 10 rumah Quran di 2 kecamatan Kota Medan.
Santunan yang sangat membahagiakan tersebut diserahkan langsung oleh Lukman BAMS, kepala BMH Sumatera Utara, kepada santri-santri anak yatim. Acara itu disaksikan oleh para guru dan warga.
Ananda (13), salah satu anak yatim yang menerima paket bantuan tersebut ”Saya senang dapat bantuan ini, apalagi ada Al-Qur’an-nya.” sambil memeluk mushaf yang baru saja diterimanya.
Lukman BAMS mengatakan, santunan yang diberikan ini merupakan wujud rasa terima kasih, rasa peduli dan apresiasi dari PT. Pegadaian (Persero) Medan atas kebersamaan dan dukungan penuh terhadap keberadaan perusahaan yang telah tumbuh berkembang bersama masyarakat. Tentu juga sebagai bentuk atensi dan peduli BMH kepada masyarakat marginal yang sangat membutuhkan, terutama yang bermukim di wilayah pesisir.
“Bantuan ini pun sebagai upaya memberikan daya dukung agar bertumbuh semangat para santri yatim untuk semakin sehat dan giat dalam belajar, demi menata masa depan agar dapat cemerlang dimasa datang,” tambah Lukman dalam rilis yang diterima Milenianews.com.
Ditambahkan oleh Ustadz Saipul, guru Qur’an dan penggerak anak yatim di Kampung Sentosa Sicanang Kering , Belawan, “Perhatian ini betul-betul berarti bagi anak-anak disini, apalagi yang anak yatim. Terima kasih kepada BMH dan Pegadaian yang jauh datang kemari untuk mengunjungi kami disini. Kami tak sangka semua ini. Semoga yang membantu kami rezekinya semakin bertambah berlipat.”
Menjelang akhir tahun ini, BMH mengajak berbagai lapisan masyarakat, khususnya yang masuk kategori muzaki atau wajib zakat untuk bersama mereview harta yang dimiliki. Harapannya agar dapat diketahui apakah harta yang ada sudah masuk nishob (batas minimal harta yang wajib dikeluarkan zakatnya) atau tidak. Bila telah cukup nishob agar ditunaikan melalui BMH sebagai Lembaga zakat resmi yang telah disahkan oleh pemerintah melalui
Di samping itu, dalam memaknai akhir tahun ini, BMH pun menggagas program khitanan berkah gratis untuk anak dhuafa dan bingkisan akhir tahun untuk Dai dan pejuang Qur’an. “Yuk bersama BMH, bahagiakan anak-anak dhuafa, da’i dan pejuang qur’an di Sumatera Utara,” kata Lukman.