News  

Di YESIST12 2026, IEEE Sensors Council Buka Jalan Generasi Muda Masuk ke Dunia Teknologi Sensor

Milenianews.com, Bekasi – Sensor mungkin bekerja dalam ukuran yang kecil, tetapi teknologi di baliknya bisa menjangkau persoalan yang sangat besar. Dari pemantauan bayi prematur hingga keselamatan berkendara, sensor menjadi salah satu pintu masuk untuk menghadirkan teknologi yang lebih dekat dengan kebutuhan manusia.

Peluang tersebut diperkenalkan Dr. Sangeeta Singh, anggota Women in Sensors & Chapter Engagement Committee IEEE Sensors Council, saat memberikan keynote speech dalam rangkaian IEEE YESIST12 2026 di BSI Convention Center, Bekasi, Sabtu (3/10).

Baca juga: 42 Tim Adu Gagasan di Innovation Challenge IEEE YESIST12 2026, Bawa Teknologi untuk Kelestarian Bumi

Kegiatan internasional yang dituanrumahi Universitas Nusa Mandiri (UNM) tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal lebih jauh ekosistem teknologi sensor sekaligus peluang bergabung dalam jejaring global.

Membawakan materi bertajuk “Exploring the Benefits of IEEE Sensors Council Membership”, Sangeeta memperkenalkan peran IEEE Sensors Council yang telah berdiri sejak 1999. Organisasi tersebut didukung 26 IEEE Member Societies yang berasal dari berbagai disiplin ilmu.

Bagi generasi muda yang sedang mengembangkan minat di bidang teknologi, ekosistem lintas disiplin tersebut membuka kesempatan untuk belajar sekaligus bertemu dengan komunitas yang memiliki ketertarikan serupa.

Belajar Sensor Tidak Harus Menunggu Jadi Ahli

Salah satu program yang diperkenalkan Sangeeta adalah MYOSA atau Make Your Own Sensors Applications. Program edukasi tersebut menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif berbasis IoT dan
hardware yang terintegrasi dengan ESP32.

Melalui MYOSA, peserta dapat belajar mengembangkan aplikasi sensor dengan persoalan yang dekat dengan kehidupan. Beberapa contoh yang dikembangkan mencakup Laparoscopic Trainer untuk simulasi bedah, NeoSentry untuk pemantauan bayi prematur, serta Secure Ride System yang diarahkan untuk mendukung keselamatan berkendara.

Program tersebut disebut telah menjangkau lebih dari 3.000 siswa di 25 negara pada lima benua.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran teknologi sensor tidak harus dimulai dari laboratorium dengan peralatan yang serba rumit. Dengan ekosistem pembelajaran yang tepat, pelajar dan inovator muda juga dapat mulai memahami bagaimana sensor, perangkat keras, dan IoT diterjemahkan menjadi sebuah solusi.

Dari Komunitas hingga Panggung Global

Selain program edukasi, IEEE Sensors Council juga membangun komunitas melalui berbagai jejaring, termasuk Young Professionals (YP), Women in Sensors (WiSe), serta Chapter di berbagai negara.

Saat ini, jaringan tersebut mencakup lebih dari 55 Section Chapters dan 95 Student Branch Chapters yang tersebar di 24 negara. Bagi mahasiswa maupun profesional muda, keberadaan komunitas semacam ini membuka ruang untuk bertukar pengalaman, mengembangkan jejaring, dan mengikuti perkembangan teknologi sensor dari perspektif yang lebih luas.

Sangeeta juga memperkenalkan jalur akademik dan publikasi yang berada dalam ekosistem IEEE Sensors Council. Salah satunya IEEE Sensors Journal dengan Impact Factor 4,3, selain berbagai konferensi internasional yang mempertemukan peneliti, akademisi, praktisi, dan inovator di bidang sensor.

“Sensors Council berkomitmen untuk terus menghubungkan para praktisi, akademisi, dan inovator muda di seluruh dunia guna menciptakan solusi berbasis sensor yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Sangeeta, Sabtu (3/10).

Baca juga: WePOWER IEEE YESIST12 2026 Dorong Energi Bersih Sekaligus Kepemimpinan Perempuan

Kehadiran IEEE Sensors Council di YESIST12 2026 pun menunjukkan bahwa panggung kompetisi inovasi tidak hanya menjadi tempat peserta memamerkan karya. Ia juga dapat menjadi pintu untuk mengenal komunitas, peluang pengembangan diri, publikasi, konferensi, hingga kolaborasi lintas negara.

Teknologi sensor bukan hanya soal komponen yang mendeteksi suhu, gerakan, tekanan, cahaya, atau kondisi tertentu. Di tangan generasi muda, teknologi tersebut dapat menjadi cara untuk membaca persoalan di sekitar mereka lalu mencari kemungkinan solusinya.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *