Milenianews.com, Jakarta – Lari biasanya soal siapa paling cepat. Di orienteering, cepat saja belum cukup salah baca peta sedikit, bisa-bisa malah finis di tempat yang tidak ada di rencana. Atlet UKM Atletik UGM Sultan Davendra membuktikan kemampuannya dengan meraih juara 2 kategori W/W 20 pada UNNES International Orienteering Race (IOR) 2026 di Semarang, 19â20 September 2026.
Kompetisi yang digelar Mahapala UNNES itu mempertemukan peserta dari berbagai negara dan berstatus World Ranking Event (WRE). Nomor yang dipertandingkan menggunakan disiplin Foot O, yang menggabungkan kemampuan berlari, navigasi, strategi, dan ketelitian membaca peta.
Baca juga:Â Lima Mahasiswa UGM Kembangkan Polpay, Sistem Pembayaran Digital Berbasis Sidik Jari
Bukan Sekadar Adu Cepat
Sultan mengatakan pencapaiannya lahir dari persiapan fisik, strategi, dan mental yang dibangun melalui latihan disiplin.
âKeberhasilan menemukan setiap checkpoint di bawah tekanan waktu dan variasi kontur medan yang menantang membuktikan bahwa disiplin latihan serta ketelitian membaca peta terbayar dengan tuntas,â ujar Sultan. Dilansir dari ugm.ac.id
Menurutnya, kompetisi internasional tersebut memberi pengalaman penting karena peserta dituntut mengambil keputusan dengan cepat di tengah medan yang berubah-ubah.
Ketua UKM Atletik UGM Julung Zenki berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk berani tampil di kompetisi internasional.
Sultan pulang membawa posisi kedua. Tapi dari perlombaan ini, satu hal jelas: dalam orienteering, kaki memang harus cepat, tetapi kepala tidak boleh ikut-ikutan terburu-buru.
Baca juga:Â 30 Mahasiswa KKN UGM Siap Perkuat Pariwisata dan Agroindustri Desa Wogo dan Wae Ia di Ngada
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













