News  

Akses Tranportasi Ibu Kota baru, Manfaatkan Jalur Perairan

Akses Transportasi Ibu kota Baru

Milenianews.com, Jakarta– Pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur (Kaltim), sudah di ketok palu dengan menjadikan wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara sebagai wilayahnya.

Pemerintah pun segera menata tempat tersebut, untuk dijadikan ibu kota baru. Terutama akses untuk transportasi.

Letak geografis dari daerah tersebut, merupakan daerah perbukitan yang menjadi areal Hutan Tanaman Industri (HTI). Membangun sistem transportasi di daerah tersebut tentunya akan menjadi tantangan tersendiri.

Baca Juga :Kepulauan Derawan, Tempat Wisata Terbaik di Wilayah Ibu Kota Baru

Lewat Jalur Perairan

Pakar Transportasi, Djoko Setijowarno menyarankan pemerintah agar manfaatkan akses perairan teluk Balikpapan untuk membuat insfrastruktur di Ibu kota baru.

“Dibawah menara di Bukit Sudharmono Kaltim, direncanakan sebagai titik nol nya,” katanya dilansir Antara, Senin (11/11).

Menurutnya, jika memanfaatkan jalur kombinasi perairan dengan jalan raya hanya berjarak satu jam sudah bisa tiba di ibu kota baru. Sedangkan lewat jalur provinsi sekitar 2 hingga 3 jam perjalanan, melewati KM 38 Semboja.

“Pilihan bijak dengan memanfaatkan akses perairan teluk Balikpapan untuk logistik, mobilitas dan wisata,” ujarnya.

Selain itu, akses ibu kota baru dengan Balikpapan harus terhubung dengan jalan tol dan rel berjarak kurang lebih 60 kilometer.

Waktu perjalanan maksimalnya bisa ditempuh dalam waktu 30 menit dari bandara. “Diupayakan maksimum 30 menit dari bandara dengan ‘express line‘, ‘express ways‘, atau ‘express train‘,” jelasnya.

Tak hanya Menata Wilayah Ibu Kota Saja

Menata transportasi tak hanya dilakukan pada inti kota saja, namun wilayah yang ada disekitarnya,-yang menjadi pendukung- harus juga ditata.

Seperti, akses dari wilayah Kabupaten Penajem Paser Utara, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kota Samarinda dan Kota Balikapapan. “Semuanya harus terhubung,” kata Djoko.

Namun, lanjut Djoko, Balikpapan harus diprioritaskan karena kesibukannya yang pasti akan bertambah. Sementara, daerah lainnya turut ditata agar tak tertinggal dengan kemajuan transportasi ibu kota baru nantinya.

Baca Juga : Ibu Kota Baru Sudah Ditunjuk, Berikut 3 Fakta Tentang Kalimantan Timur

“Akses transportasi ke Kabupaten Mahakam Ulu juga jangan diabaikan,” ujarnya. Jalan tol Balikpapan-Samarinda rencananya, akan dilanjutkan sampai Bontang dan Sangatta (Kutai Timur).

Nantinya, di Teluk Balikpapan bisa menjadi tujuan wisata dengan memanfaatkan pulau-pulau kecil dan sejumlah dermaga disekitarnya. Hal tersebut akan menjadi daya tarik bagi pelancong menggunakan jalur perairan. (Ikok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *