Milenianews.com – Terkadang tujuan utama kita pergi ke cafe hanya sekadar untuk makan atau minum saja. Di Tasikmalaya ada Todays Coffee, apabila sobat kesana, tak cuma makanan dan minuman saja yang akan kamu dapatkan.
Tapi suasana yang menyenangkan, cita rasa makanan yang luar biasa, serta konsep dan ide-ide yang unik serta aesthetic dari tempatnya, juga bisa sobat nikmati.
Baca Juga : Kopi Siloka, Jadi Tempat ‘Ngopi’ Nyaman Milenial di Tasikmalaya
Pada tahun 2017 akhir, Todays Coffee muncul pertama kali, yang mulanya hanya dengan berkeliling menggunakan vespa yang di belakangnya terdapat box. Sering berjualan di kawasan alun-alun Tasikmalaya, dan berlangsung selama 1 tahun setengah.
Setelah itu, pemilik Todays Coffee, Aprian Suhartono, memberanikan diri untuk membuka warkop kecil di jalan Mitrabatik.
“Dulu saya sempat jualan keliling dulu dengan motor vespa. Keliling alun-alun Tasikmalaya tuh dulu setahun,” katanya, kepada Milenianews.com, Selasa (27/9).
Kini, Aprian tidak lagi berjualan keliling. Todays Coffee yang berlokasi di jln. Kapten Naseh No.28 Panglayungan, sudah punya tempat sendiri dan sudah berdiri 3 tahun, sejak 2019 silam.
“Waktu itu kita buka Todays Coffee, 3 minggu sebelum terjadi pandemi covid-19. Tapi alhamdulillah masih berjalan sampai sekarang. Setelah 3 tahun Todays Coffee membuka cabang di jln. Empangsari dan sekarang baru berjalan kurang lebih 2 bulan,” jelasnya.
Berdiri sebelum pandemi, ternyata memengaruhi konsep dari coffee shop ini. Cafe ini mengusung tempat full outdoor, karena pada saat pandemi orang-orang mencari tempat terbuka. Itu menjadi salah satu alasan Todays Coffee berbeda dengan coffee shop lain.
Todays Coffe tak sediakan colokkan charger untuk ponsel dan laptop

Menu andalan dari Todays Coffe adalah Coffe Whitebunny yang dibuat dari kopi susu dengan tambahan foam racikan sendiri. Dengan harga Rp. 29.000 saja, sobat sudah bisa merasakan nikmatnya kopi ini.
Tempat yang full outdoor dan setiap harinya selalu ramai pengunjung ini, nyatanya tidak menyediakan tempat untuk charger ponsel dan hanya menyediakan charger station. Kok bisa?
Menurut Aprian, hal tersebut ada filosofinya. “Yaa lu ngopi, ngobrol ngalor ngidul, taro hpnya!, itu kan yang bikin orang nyaman berlama-lama. Sebenarnya ngelawan arus memang, ada sisi negatif-positifnya. Positifnya orang-orang yang datang kesini tuh benar-benar buat ngobrol. Sisi negatifnya ada orang yang komplain karena bawa laptop dan mau kerja,” ceritanya.
Kualitas bahan dan equipment, pengaruhi hasil racikan kopinya

Selain itu, Aprian juga memberikan tips, bagi sobat milenia semua, jika ingin membuka usaha di bidang F&B.
“Untuk sobat milenia, yang pertama jangan berpikiran mau untung, pertama yang harus dipikirkan adalah siap untuk rugi. Rugi dalam artian ruginya terarah, karena jika ingin bermain kopi, itu bukan sesuatu hal yang mudah dan murah.”
“Kalo benar-benar prepare, kualitas kopi dan kualitas equipment itu akan mempengaruhi. Jadi pahami dulu, terjuni dulu. Setelah itu analisis konsepnya mau gimana, alurnya kemana, jadi jangan asal-asalan,” ujarnya.
Baca Juga : Lagi Banyak Pikiran? Sini Ngopi di D’Balong Coffee
Todays Coffee buka setiap hari pada jam 07.00 s/d 22.00. Setiap harinya selalu ramai oleh pengunjung. Jadi tak heran, jika coffee shop ini bisa menjual 100-150 cup per harinya.
Sobat milenia yang ada di Tasikmalaya, wajib banget nih mengunjungi coffee shop yang satu ini. Jangan bingung lagi cari tempat nongkrong, udah cocok banget buat kamu kaum milenial, Tempatnya yang cozy serta aesthetic. Harganya yang hemat dijamin gak bikin kantong menciut.(Reporter 8/LL)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.