EA: Codemasters Tetap Miliki Identitas Sendiri

EA: Codemasters Tetap Miliki Identitas Sendiri

Milenianews.com – Electronic Arts atau EA telah mengakuisisi Codemasters, developer yang terkenal dengan game balap terbaiknya. Mereka memulai debut bersama EA dengan merilis F1 2021. Sebuah game yang sempat jadi perbincangan para fans karena regional price-nya di Steam yang tidak biasa. Judul berlisensi resmi tersebut kini harganya sama dengan ragam produk lain milik EA.

Banyak penggemar game yang menganggap jika akuisisi ini “menodai” keunikan yang developer sajikan karena “standar” EA. Kendati demikian, sepertinya publisher pemilik franchise Battlefield dan FIFA tersebut tidak ingin menggabungkannya dalam satu tim baru langsung di bawah mereka.

Baca Juga : EA resmi akuisisi Codemaster

Dikutip dari MCV(20/5), CEO Andrew Wilson mengatakan bahwa developer asal Britania Raya tersebut akan tetap memiliki identitas uniknya. EA akan memperlakukan Codemasters layaknya Respawn Entertainment, developer Titanfall dan Apex Legends setelah mereka akuisisi.

Dengan kata lain, EA tak ingin Codemasters menjadi salah satu studio milik mereka. Namun untuk membuatnya seragam, mereka memasukannya ke bagian EA Studio.

Baca Juga : Heartland, Game The Division Versi Gratis dari Ubisoft

“Mereka akan kami perlakukan sama seperti Respawn dengan memberikan akses ke beberapa fasilitas unggulan kami. Seperti teknologi, marketing, dan player yang luar biasa banyak. Mereka akan bekerja seperti biasanya, karena itulah yang membuat mereka spesial”, imbuhnya.

Senada dengan Wilson, Frank Sagnier selaku CEO Codemasters mengaku bahwa EA memberikan banyak sekali kesempatan. Mereka memberikan akses tanpa harus mendorong Codemasters dengan paksaan. Menurutnya EA menawarkan semua servisnya dan tak memaksa mereka jika tidak sesuai.

Respon (8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *