Milenianews.com – Setiap bulan Agustus, kita biasanya sibuk mencari bendera, memasang umbul-umbul, atau mendadak menjadi atlet nasional karena lomba makan kerupuk. Semua sah-sah saja. Namun, kalau semangat kemerdekaan hanya berhenti pada lomba dan unggahan bertuliskan “Dirgahayu Indonesia”, rasanya ada yang kurang.
Sesekali, coba rayakan kemerdekaan dengan cara yang sedikit lebih serius: duduk, menonton film, lalu mengingat kembali bagaimana mahalnya harga sebuah kemerdekaan. Berikut tujuh film Indonesia yang bisa menjadi pilihan tontonan menjelang 17 Agustus.
Baca juga: Film Dokumenter “Pesta Babi” Jadi Sorotan usai Angkat Isu Papua Selatan
1. Soekarno: Indonesia Merdeka
Film Soekarno: Indonesia Merdeka membawa penonton mengikuti perjalanan Soekarno dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Film ini memperlihatkan sisi perjuangan politik, pergulatan pemikiran, hingga peristiwa yang mengantarkan Indonesia menuju Proklamasi 17 Agustus 1945.
Cocok bagi penonton yang ingin melihat bahwa kemerdekaan tidak lahir begitu saja setelah seseorang mengibarkan bendera.
2. Kartini
Kemerdekaan bukan hanya soal mengusir penjajah dari tanah air. Film Kartini mengingatkan bahwa perjuangan juga berlangsung dalam bentuk perlawanan terhadap keterbatasan pendidikan, tradisi, dan ketidakadilan terhadap perempuan.
Kisah R.A. Kartini menunjukkan bahwa memperjuangkan kebebasan berpikir juga membutuhkan keberanian.
Dengan kata lain, sebelum sibuk memperdebatkan siapa yang paling nasionalis di media sosial, mungkin kita bisa belajar dari seseorang yang memperjuangkan pendidikan ketika aksesnya masih sangat terbatas.
3. Jenderal Soedirman
Film Jenderal Soedirman menghadirkan kisah perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam kondisi kesehatan yang buruk, Soedirman tetap memimpin perang gerilya menghadapi Belanda.
Film ini menunjukkan bahwa mempertahankan kemerdekaan membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit. Sebuah pengingat bahwa perjuangan para pendahulu jelas lebih berat daripada sekadar berdiri tegak selama upacara bendera.
4. Merah Putih
Merah Putih merupakan bagian dari trilogi film perjuangan yang menggambarkan perjuangan para pemuda Indonesia setelah Proklamasi.
Film ini memperlihatkan bagaimana perbedaan latar belakang tidak selalu menjadi penghalang ketika tujuan bersama adalah mempertahankan kemerdekaan.
Cerita para pejuang di medan perang juga memperlihatkan bahwa persatuan bukan sekadar slogan yang enak dicetak di spanduk.
5. Darah Garuda
Melanjutkan kisah dari Merah Putih, Darah Garuda membawa penonton kembali ke tengah perjuangan mempertahankan Indonesia.
Persahabatan, perbedaan keyakinan, konflik internal, hingga pengorbanan menjadi bagian penting dalam cerita.
Film ini cocok untuk mengingatkan bahwa perjuangan kemerdekaan juga diwarnai persoalan manusiawi. Para pejuang bukan robot yang selalu kompak dan bebas konflik.
6. Sang Kiai
Film Sang Kiai mengangkat kisah perjuangan KH Hasyim Asy’ari dan para santri dalam menghadapi penjajahan.
Cerita ini memperlihatkan bagaimana pesantren dan tokoh agama turut mengambil peran dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Film tersebut juga menunjukkan bahwa perjuangan bangsa datang dari banyak kelompok dengan latar belakang berbeda.
7. Battle of Surabaya
Kalau ingin tontonan bertema perjuangan dengan pendekatan animasi, Battle of Surabaya bisa menjadi pilihan.
Film ini mengangkat kisah perjuangan rakyat Surabaya dalam menghadapi pasukan Sekutu setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
Melalui karakter dan cerita yang lebih ringan, film ini dapat menjadi pilihan bagi penonton muda untuk mengenal sejarah perjuangan Indonesia.
Kemerdekaan Bukan Sekadar Upacara
Tujuh film tersebut menawarkan sudut pandang berbeda tentang kemerdekaan Indonesia. Ada perjuangan politik, perang gerilya, pendidikan, perlawanan rakyat, hingga perjuangan mempertahankan persatuan.
Baca juga: Film “Suamiku Lukaku”: Catatan Willy Ana tentang Sosok Suami yang Berkehidupan Ganda
Menonton film sejarah tentu tidak menggantikan membaca buku atau mempelajari sumber sejarah. Namun, film dapat menjadi pintu masuk untuk kembali bertanya: bagaimana para pendahulu memperjuangkan Indonesia, dan apa yang sudah kita lakukan terhadap kemerdekaan yang mereka wariskan?
Sebab, merayakan 17 Agustus tidak harus selalu dengan lomba panjat pinang. Sesekali, biarkan layar menyala, sejarah berbicara, dan kita yang duduk sebagai penonton belajar bahwa kemerdekaan ternyata jauh lebih mahal daripada harga paket internet untuk menonton filmnya.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.







