Milenianews.com, Jakarta – Move Forward with Regrets telah selesai dengan menghadirkan serangkaian acara menarik dan mengharukan. Rangkaian acara ini juga merupakan bentuk aktivasi buku Lost and Found, memoar perjalanan mengarungi duka Nirasha Darusman, di bawah mata kuliah Brand Activation mahasiswa Branding Universitas Prasetiya Mulya.
Serangkaian acara ini bermula dari keprihatinan melihat data JHU CSSE Covid-19 Indonesia. Dalam data tersebut, sekitar 157.000 angka kematian terjadi selama 2020 hingga Mei 2022. Menilik data bahwa satu keluarga Indonesia terdiri dari 3 hingga 4 anggota, tak terbayangkan jika kini ada lebih dari 450.000 ribu orang yang berduka bagi para mendiang keluarga dan kerabat.
Baca Juga : Atmojo, Rilis Single Penuh Groovy Berjudul ‘Semoga’
Move Forward with Regret sendiri terdiri dari beberapa rangkaian acara dan telah berhasil mempublikasikan beberapa video antara lain:
- Video Release: Children’s Point of View about Grief and Regret [23 Juni 2022]. Membawa sudut pandang anak-anak yang ditinggalkan oleh orang tersayang sedari kecil, ataupun menjadi seorang caregivers sejak belia bagi orang tua. (https://youtu.be/TC9CAaVcvZY)
- Video Release: Saat Anak-anak dan Orang Dewasa Membicarakan Perasaan Duka (Berkolaborasi dengan Menjadi Manusia) [29 Juni 2022]. Kami mempertemukan anak-anak sebagai moderator dan orang dewasa yang sudah pernah mengalami peristiwa berduka untuk berbagi cerita. Kemudian meluapkan perasaan yang belum terutarakan, serta mengirimkan pesan “Things I Wish You Knew” yang ingin sekali mereka sampaikan kepada yang telah tiada. (https://youtu.be/8NYbAY-Pf9U)
- Video Release: Video Move Forward with Regret – Eksperimen Menelepon dan Mengungkapkan Cinta [2 Juli 2022]. Sebagai resolusi, video ini menantang mereka yang berduka untuk menelpon orang yang masih ada dan paling mereka sayang untuk menunjukkan apresiasi dan cinta. (https://youtu.be/N6p9nctIVPs)
Intimate Sharing Session with Psycholog: “Move Forward With Regrets” Bantu Proses Rasa Duka
Puncak acara Move Forward with Regret merupakan Intimate Sharing Session with Psycholog: “Move Forward With Regrets”. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para grief survivors memroses rasa duka mereka dengan journey re-living regrets, self-reflection dan grow and anticipate future regrets untuk mengolah pengalaman berduka.
Acara ini berlangsung pada tanggal 2 Juli 2022 lalu secara daring melalui Zoom dengan dua pembicara. Yaitu Nirasha Darusman (penulis buku Lost and Found) dan Liza Marielly Djaprie (psikolog klinis dan hipnoterapis). Selain itu, setiap partisipan memperoleh media pendukung bernama compassion cards. Sebanyak 50 dari 88 pendaftar dipilih melalui seleksi cerita pengalaman duka dan penyesalan yang peserta bagi. Sehingga acara semakin terasa intim dan khusyuk.
Baca Juga : Ustadz Arifin Ilham Meninggal, Masyarakat Indonesia Berduka
Journey re-living regrets, self-reflection dan grow and anticipate future regrets
Kegiatan inti dalam acara ini terbagi menjadi beberapa bagian. Pertama, Re-living regrets berupa sharing session bersama Nirasha Darusman dan Liza Marielly Djaprie mengenai kisah duka mereka. Setelah sharing session dari kedua pembicara, acara ini berlanjut dengan kegiatan membaca 3 cerita duka yang partisipan melalui form pendaftaran. Di akhir tahap ini, partisipan merekam pesan yang belum tersampaikan dalam voice note session, seolah sedang berbicara kepada mereka yang telah tiada. Kemudian, voice notes dapat dikirimkan ke direct message Instagram @lostandfound.book untuk dapat dikenang kembali, dengan seluruh identitas dirahasiakan.
Kedua, Self-reflection, yang membawa partisipan untuk mengisi compassion cards yang telah dikirim ke alamat partisipan. Compassion card ini berisi quotes dan pertanyaan interaktif yang meningkatkan rasa cinta. Baik kepada mereka yang telah tiada, ataupun kepada diri sendiri, bahwa tidak apa melakukan kesalahan. Serta ajakan untuk selalu mengenang hal baik dari mereka yang tiada.
Kemudian Ketiga, Grow and anticipate future regrets, berupa closing video ‘Move Forward with Regret : Hubungi Orang Tercinta dan Bilang “I Love You”!’. Pesan dari sesi ini adalah untuk selalu menunjukkan cinta dan apresiasi kepada orang tercinta, selama mereka masih ada.
“Dukungan dari pihak internal maupun eksternal menjadi salah satu faktor keberhasilan acara Intimate Sharing Session with Psychologist: ‘Move Forward With Regrets’ ini,” ungkap penyelenggara dalam siaran pers yang MileniaNews terima, Senin (4/7).
Seluruh panitia berharap, sesi intimate sharing session ini dapat benar-benar bermanfaat bagi seluruh partisipan. Utamanya dalam rangka memproses pengalaman duka dan penyesalan yang sedang mereka hadapi.
“Moving forward simply means carrying the love and grief for the rest of our lives while continuing to live our best”.








