Irwan Kelana, Bagi Tips Jadi Jurnalis Sejak Dini

Irwan Kelana, Redaktur Senior Republika
Irwan Kelana, Bagi Tips Jadi Jurnalis Sejak Dini

Milenianews, Irwan Kelana hadir pada acara webinar jurnalistik dengan tema “Everyone Can be a Journalist”. Kegiatan ini berlangsung secara virtual via ZOOM dan Youtube Channel Kuliah BSI aja. Rabu (25/11).

Redaktur Senior Republika, Irwan Kelana membagi pengalamannya sukses jadi jurnalis dan mampu keliling dunia lebih dari 30 negara.

Siapa Saja Bisa Jadi Jurnalis

Kegiatan ini mengajak generasi milenial untuk berani memulai dan mencoba menjadi jurnalis sejak dini. Lewat webinar ini peserta akan bertambah wawasannya. 

Baca juga: Kiat Sukses jadi Penulis Artikel dan Berita di Media Online

Berani menulis sejak dini mampu hantarkan kaum milenial sukses di masa depan. Karena jadi jurnalis tak mesti sekolah jurnalis, yang penting berani mencoba dan memulainya lebih awal. Pengalaman berharga akan bantu sukses dalam karir jurnalis.

Rajin gali ide kreatif dan tuangkan dalam bentuk tulisan, baik berita, opini ataupun cerita. Kebiasaan ini akan mengasah kemampuan dalam menulis dan tentunya bisa bawa pada sukses di masa depan.

Mulailah menulis pada blog, sosial media, portal berita kampus, mading sekolah dan website sekolah atau website kampus.

Tentunya ada banyak hal yang dapat ditulis dari suatu peristiwa, kegiatan, profil instansi baik sekolah atau kampus, prestasi sekolah, siswa berprestasi, opini dan pengalaman inspiratif.

Kunci Menulis

Kunci dalam menulis berita ada 5W plus 1H, yakni What, Where, When, Who, Why dan How.

Baca juga: Helvy Tiana Rosa Akan Beri Inspirasi Generasi Milenial

Tulislah suatu berita atau informasi mulai dari yang paling penting atau inti dari informasi letakkan pada paragraf awal, selanjutnya informasi-informasi lain sebagai pelengkap, inilah prinsip piramida terbalik yang harus diperhatikan oleh seorang penulis.

Seorang penulis harus rajin membaca berita pada berbagai media cetak ataupun online. Banyak membaca dapat munculkan ide menulis. Penting untuk diperhatikan ketepatan akurasi data, serta gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, lalu hindari istilah asing jika tidak perlu.

“Jurnalis sukses adalah pembaca yang hebat,” kata tutup Irwan Kelana. (Umi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *