Milenianews.com, Jakarta – Media sosial menjadi sesuatu yang bisa menghasilkan manfaat bagi mereka yang bisa menggunakannya dengan bijak. Meski terkesan hanya membuang-buang waktu, tapi jika tahu celah, bisa jadi ladang cuan.
Ristawati Purwaningsih, Wakil Bupati Kebumen, membagikan tips cara memanfaatkan media sosial secara maksimal. Ia menjelaskan bahwa media sosial merupakan sarana untuk bersosialisasi yang memungkinkan masyarakat untuk saling berinteraksi tanpa terbatas ruang dan waktu.
Baca juga : Kenali Bahaya Media Sosial Untuk Anak Dibawah Umur
Menurutnya, pertama gunakan pengatur waktu untuk membatasi penggunaan media sosial yang berlebihan. Selain itu, carilah informasi bermanfaat yang tidak mubazir dan ingat untuk tidak melihat layar sepanjang waktu.
“Harus bertanggung jawab juga untuk diri sendiri dan orang lain setiap kita menggunakan medsos,” ujarnya dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Memanfaatkan Media Sosial dengan Optimal, Senin (8/5).
Sementara itu, menurut pendiri Eventbrite Indonesia, Galang Prakasa Yusuf Putra menyatakan hampir 60 persen pengguna jejaring sosial menggunakannya untuk berkomunikasi.
Selain itu, 58,2 persen pengguna menggunakan media sosial untuk mengisi waktu luang. Selebihnya untuk nonton berita atau ngobrol dan cari inspirasi aktivitas dan belanja.
Ia menjelaskan, ada pedoman untuk tetap aman dan terhindar dari dampak negatif media sosial. Misalnya, tidak mudah memberikan informasi pribadi (personal information) dan tidak mudah mempercayai pesan yang Anda terima (filter sebelum dibagikan).
“Jagalah keamanan akun dengan cara membuat kata kunci yang sulit ditebak dan ubah secara berkala, serta gunakan sosial media untuk membantu meningkatkan produktivitas,” kata Galang.
Sementara itu, Utut Adianto, Anggota Komisi I DPR RI yang juga hadir dalam kegiatan tersebut berharap, masyarakat dapat lebih memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan keuangan keluarga, kemandirian dan juga ekspresi.
“Untuk ke depannya pemerintah akan terus meningkatkan jangkauan supaya seluruh daerah yang ada di Indonesia sudah terhubung oleh internet, sehingga cita-cita mendigitalisasi masyarakat dapat terwujud,” harapnya.
Baca juga : 4 Tips Membuat Konten Berita Viral di Medsos
Sementara itu, Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Teknologi Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengatakan, dampak pandemi dan pesatnya laju teknologi telah mengubah cara kita beraktivitas dan bekerja.
Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat menegaskan bahwa kita saat ini hidup di era disrupsi teknologi. “Untuk mengahadapi hal tersebut, semua pihak harus mempercepat kerja sama dalam mewujudkan agenda trasnformasi digital Indonesia,” paparnya.
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.