News  

Kang Maman Ajak Anak Muda Kritis Berkurban

Penulis sekaligus influencer Maman Suherman, beri sambutan pada acara Baitul Maal Hidayatullah di Kampung Baduy Sabtu (10/6)

Milenianews.com, Lebak – Penulis dan influencer kebaikan, Maman Suherman mengatakan bahwa ada fenomena dikalangan anak muda yang harus kita ubah persepsinya tentang berkurban.

Hal ini ia sampaikan saat menjadi salah satu narasumber pada acara Baitul Mal Hidayatullah (BMH) di Kampung Mualaf Baduy, Cibungur, Leuwidamar, Lebak, Banten, Sabtu (10/6).

“Dikalangan Milenial dan pegiat literasi memang kita tau ada 6 literasi dasar yang harus diikat dengan 4 kompetensi dasar. 4 itu adalah komunikasi, kreatifitas, kolaborasi, dan critical thinking. Nah anak muda ini memang kuat di critical thinking, sampai ada pertanyaan ‘kalau gue berkurban, apa gunanya?’ nah itu ada tuh,” ucap Kang Maman.

Baca Juga: Baitul Mal Hidayatullah Resmikan Lumbung Ternak di Kampung Mualaf Baduy

Kang Maman: “Anak Muda Harus Kritis”

Foto : Simbolis penyerahan qurban untuk kampung Baduy Mualaf

Menurut Kang Maman, anak muda sekarang itu harus kritis untuk berbuat kebaikan dan hal ini memang bagus. Ia juga berpendapat bahwa seharusnya anak muda juga tau bagaimana mereka bisa berbuat kebaikan.

“Seperti memang yang sudah dijelaskan tadi oleh Pak Supendi, kita itu punya loh data dan info grafis yang bisa jadi acuan nantinya,” ujarnya.

Mantan jurnalis ini juga menambahkan bahwa BMH sebagai lembaga penyalur zakat resmi bisa menjawab pertanyaan yang ada.

Dirut BMH, Supendi juga menyatakan bahwa saat ini BMH menargetkan sebanyak 16ribu hewan kurban yang akan disalurkan tahun ini. Sebelumnya tahun 2022 hanya sebanyak 4000 ekor.

Menanggapi hal ini Kang Maman berpendapat bahwa angka 16ribu ekor itu masih sangat kecil dibandingkan potensi kurban yang ada.

“Tadi juga saya dengar tahun lalu ada 4ribu ekor, dan tahun ini nyentuh 16.100 ekor, itu angka yang luar biasa. Tapi memang jika diliat secara jauh, angka itu masih kurang, belum ada 1 persennya. Bayangkan target milenium goals itu 2/3 dari total penduduk. Kalau dihitung brarti ada potensi sebesar 200 juta jiwa yang bisa berkurban,” ujar Kang Maman.

Baca Juga: Senyum Santri Tahfidz Sohibul Qur’an Terima Bantuan Beras dari BMH 

Ia juga menambahkan bahwa anak muda seharusnya yang menggendong peran yang lebih muda dan yang tua.

“Nah mulai sekarang coba tuh diubah behaviornya. Jangan orang tua yang beli hewan, dipasangin nama anaknya. Seharusnya kita yang muda, yang beliin. Makin sukses, harus juga makin besar nominal sumbangannya ya.”

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *