Milenianews.com – Co-founder Apple, Steve Wozniak, salah satu pendiri Apple ternyata menggali informasi tentang Elon Musk saat melakukan wawancara di CNBC, Kamis (9/2) silam.
Wozniak memberi tahu kepada media bahwa ada kemiripan antara Elon Musk dan mendiang sahabatnya Steve Jobs. Kesamaan keduanya terletak pada bisa meyakinkan orang untuk percaya pada produk mereka. Wozniak berpikir ini sangat sama dengan apa yang Steve Jobs lakukan.
Baca juga : Apple Perlihatkan Beragam Fitur Dalam iPhone 14
“Mereka berdua memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, dan ingin dilihat sebagai orang penting seperti pemimpin kultus. Banyak orang akan mengikuti mereka tidak peduli apa yang mereka katakan,” kata Wozniak.
Wozniak, merupakan orang yang berjasa pada perkembangan awal komputer Apple. Ia juga mengatakan bahwa Elon Musk kurang jujur.
“Hidup saya berdasarkan pada kejujuran total. Semua yang Anda katakan benar-benar jujur. Tidak menyembunyikan sesuatu. Anda tidak mengada-ada. Tidak membuat diri Anda tampak lebih baik. Dan banyak kejujuran menghilang ketika Anda melihat Elon Musk dan Tesla,” lanjutnya.
Wozniak: Telsa dan Elon kurang jujur

Wozniak juga mengatakan bahwa Elon dan Tesla “merampok” uang keluarganya karena klaim perusahaan tentang teknologi self-driving-nya. Ia menyebutkan telah membeli Tesla pada tahun 2016. Karena yakin bahwa mobil tersebut akan dapat segera self-driving ke seluruh penjuru Amerika dan ini kemungkinan besar karena omongan dari Elon.
Bahkan, setelah menghabiskan dana USD 50.000 lagi untuk meningkatkan mobilnya dengan kamera dan sensor yang lebih baik, mobil itu masih tidak dapat melakukan perjalanan lintas negara secara mandiri. Tesla memerlukan pengemudi berlisensi untuk memantau perangkat lunak self-driving setiap saat.
Wozniak merasa kagum atas upaya Tesla dalam mengupayakan adanya mobil listrik massal. Namun, ia agak lelah karena musk selalu berkata tidak jujur apa adanya. Musk dan juru bicara Tesla tidak menanggapi permintaan komentar sebelum publikasi.
Baca Juga: Elon Musk Akan Mundur dari CEO Twitter!
Wozniak telah membenci Musk di masa lalu. Pada tahun 2018, ada orang yang melaporkan bahwa Wozniak tidak terlalu percaya dengan apapun yang Elon katakan. Selain itu, ada video yang bocor tentang hal itu, dan sebagian sudah di publikasikan.
Selain itu, pada 2018, Tesla menyudahkan gugatan class action yang mengutip kasus video yang sama. Gugatan itu menuduk bahwa video itu tidak benar dan menyesatkan. Selama beberapa tahun terakhir, Tesla telah memperkuat software dan marketing mereka.
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.