Milenianews.com, Bogor— Siswa SD Bosowa Bina Insani akan mengikuti Sister School Immersion Program to Korea 2026 tanggal 9-15 November 2026. Kegiatan itu dilaksanakan di dua kota: Seoul dan Jeonju.
Terkait hal tersebut, SD Bosowa Bina Insani mengadakan technical meeting Sister School Immersion Program to Korea 2026, bertempat di SD Bosowa Bina Insani, Bogor, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 22 siswa peserta Immersion Program dan orang tua mereka.
Technical meeting Sister School Immersion Program to Korea 2026 dihadiri Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andy Citra M.Pd., Head of Project & Development Bosowa School, Dedi Supriyadi M.Pd., Kepala Sekolah SD Bosowa Bina Insani, Dra. Eka Rafikah, dan Tim Adonta (perusahaan travel yang bertugas mendampingi para peserta dan orang tua Sister School Immersion Program to Korea 2026).
Baca Juga : SD Bosowa Bina Insani Gelar Festival Bulan Bahasa, Usung Tema “Petualangan Seru di Dunia Bahasa”
“Sister School Immersion Program to Korea 2026 diikuti oleh 22 siswa, 9 orang tua, dan 3 pendamping. Technical meeting hari ini bertujuan untuk mendapatkan penjelasan lebih rinci terkait teknis pelaksanaan kegiatan Sister School Immersion Program to Korea 2026,” kata Head of Project & Development Bosowa School, Dedi Supriyadi M.Pd.
Selama mengikuti Sister School Immersion Program di Korea Selatan, para peserta mengunjugi sekolah lokal untuk melakukan School Immersion Programme, National Intangible Heritage Centre, dan Hanok Village bersama pelajar Sekolah Dasar Gosan. Termasuk mengunjuni Hyundai Motor Studio. Mereka juga dijadwalkan akan diterima oleh KBRI Seoul.
Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani, Haposan Andy Citra M.Pd., mengucapkan terima kasih atas kehadiran para orang tua siswa peserta Immersion Program dalam acara technical meeting tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Adonta yang mendampingi pengurusan para siswa sejak sebelum keberangkatan sampai pelaksanaan acara di Korea dan kepulangan ke Tanah Air.
“Alhamdulillah, seluruh rencana kegiatan sudah fiks. Penerbangan dan hotel sudah fiks. Kunjungan ke KBRI Seoul sudah terkonfirmasi. Salah satu agenda yang sangat penting adalah mengunjungi Hyundai Motor Studio untuk melihat langsung kegiatan produksi di sana. Ini sangat penting untuk menambah wawasan para siswa,” kata Haposan Andy.
Ia menambahkan, “Semoga semua siswa sehat, dan acaranya lancar. Dan semoga para siswa mendapatkan tambahan pengetahuan dan pengalaman berharga dari kunjungan dan kegiatan belajar di Korea Selatan.”
Khusus kepada para siswa, Haposan Andy berpesan, “Semoga Immersion Program membuat kalian lebih mandiri. Teruslah berikan yang terbaik dan membanggakan orang tua dari hasil pembelajaran di Sekolah Bosowa Bina Insani.”
Kepala Sekolah SD Bosowa Bina Insani, Eka Rafikah mengingatkan para siswa bahwa Immersion Program itu bukan sekadar jalan-jalan. “Teman-teman (panggilan guru dan kepala sekolah kepada para siswa di Sekolah Bosowa Bina Insani) ke Korea Selatan bukan untuk main-main. Kalian datang ke sana untuk belajar mengenai budaya, kebiasaan dan semangat belajar teman-teman Korea. Mereka belajar sampai 9 malam. Kita perlu mengambil pelajaran terkait semangat mereka dalam hal pendidikan. Semoga kegiatan ini meninggalkan kesan yang indah bagi para siswa,” kata Eka Rafikah.













