News  

42 Tim Adu Gagasan di Innovation Challenge IEEE YESIST12 2026, Bawa Teknologi untuk Kelestarian Bumi

innovation challenge track

Milenianews.com, Bekasi – Ketika persoalan lingkungan semakin kompleks, teknologi tidak cukup hanya terlihat canggih. Ia perlu diuji pada satu pertanyaan sederhana, yaitu seberapa jauh inovasi tersebut mampu membantu manusia menjaga kehidupan di bumi?

Pertanyaan itu terasa dalam gelaran Innovation Challenge Track IEEE YESIST12 2026 di BSI Convention Center, Bekasi, Jumat, (2/10). Mengusung tema “Innovating for Life on Land – Technology for a Thriving Planet”, track ini mempertemukan inovator muda dari berbagai negara untuk menawarkan solusi terhadap persoalan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem darat.

Baca juga: Ery Punta di IEEE YESIST12 2026 Ingatkan Inovator Muda, Teknologi Hebat Saja Belum Cukup

Innovation Challenge Track dipimpin Dr. Gunjan Varshney sebagai Chair dan Mr. Sachin Jha sebagai Co-Chair. Keduanya didukung Rehamath Unnissa, Taieb Jemal, Maleeha Anwar, Rivky Putra Setiawan, Shruti Kuhar, Safiya Bi A, dan John Sumba.

Chair Innovation Challenge Track, Dr. Gunjan, mengatakan kategori ini dibangun untuk mendorong lahirnya ekosistem inovasi global yang memungkinkan generasi muda memanfaatkan teknologi untuk melindungi, memulihkan, sekaligus meningkatkan keberlanjutan kehidupan di darat.

“Innovation Challenge Track bertujuan untuk menginspirasi inovasi yang berdampak, memiliki skala fleksibel, serta bertanggung jawab secara etis,” ujar Dr. Gunjan.

Persoalan yang diangkat pun tidak berhenti pada satu jenis isu. Peserta ditantang mengembangkan gagasan yang berkaitan dengan konservasi keanekaragaman hayati, pertanian berkelanjutan, ketahanan terhadap perubahan iklim, hingga pengelolaan lahan dan sumber daya secara bijak.

Di sinilah teknologi ditempatkan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai alat untuk menjawab persoalan yang ada di lapangan.

Berbagai pendekatan kemudian dipertemukan dalam track ini, mulai dari penelitian lintas disiplin, rekayasa, systems thinking, hingga pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan solusi berbasis data.

Menurut Dr. Gunjan, pendekatan tersebut dibutuhkan agar sebuah gagasan tidak berhenti sebagai konsep atau prototipe, tetapi memiliki peluang untuk diterapkan lebih luas di masyarakat maupun dunia industri.

Tujuh Menit untuk Membuktikan Gagasan

Sebanyak 42 tim terpilih mengikuti sesi evaluasi dan pitching pada Grand Finale Innovation Challenge Track yang berlangsung secara online, hybrid, maupun offline.

Setiap tim mendapatkan waktu tujuh menit untuk mempertahankan gagasannya di hadapan dewan juri internasional. Lima menit pertama digunakan untuk mempresentasikan sekaligus mendemonstrasikan produk inovasi, sementara dua menit berikutnya menjadi ruang bagi juri untuk menguji gagasan melalui sesi tanya jawab.

Waktu yang singkat membuat peserta tidak hanya dituntut mampu membuat teknologi, tetapi juga menjelaskan persoalan yang ingin diselesaikan, cara kerja solusi, serta alasan mengapa inovasi tersebut layak dikembangkan.

Sejumlah gagasan yang tampil memperlihatkan luasnya persoalan yang coba disentuh para inovator muda.
Tim Mecha Mavericks, misalnya, membawa sistem pendeteksi ranjau darat otomatis berbasis sensor UAV. Ada pula Fertiguard dan FluoroSoil AI yang mengembangkan sistem pemantauan serta pengelolaan lahan pertanian dengan memanfaatkan IoT dan AI.

Sementara itu, GreenLoop Energy menawarkan pendekatan melalui teknologi daur ulang limbah plastik dan energi terbarukan.

Baca juga: Bukan Sekadar Bertanding, YESIST12 2026 Tantang Inovator Muda Ciptakan Dampak Nyata

Ragam proyek tersebut menunjukkan bahwa pembicaraan tentang kelestarian bumi tidak selalu harus dimulai dari teknologi yang terdengar futuristis. Ia juga bisa berangkat dari persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti bagaimana mengelola lahan, mengurangi limbah, memanfaatkan energi, hingga menjaga keselamatan manusia dari ancaman di lingkungan tertentu.

Melalui Innovation Challenge Track, IEEE YESIST12 2026 berupaya mempertemukan ide, teknologi, dan kebutuhan nyata dalam satu ruang kompetisi.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *