Milenianews.com, Ponorogo— Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Jawa Timur terus menghadirkan kepedulian bagi saudara-saudara tunanetra agar tetap memiliki kesempatan yang lebih luas untuk belajar dan berinteraksi dengan Al-Qur’an. Pada Kamis, 10 September 2026, BMH menyalurkan Al-Qur’an Braille kepada dua lembaga di Ponorogo.
Penyaluran dilakukan di Madin Ahlul Ihya, Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun, yang diterima oleh Ust. Soiran, serta Panti Asuhan Tunanetra Aisyiyah Ponorogo.

Bagi para penerima manfaat, Al-Qur’an Braille bukan sekadar sebuah buku. Kehadirannya menjadi sarana penting untuk membantu para tunanetra membaca, mempelajari, dan mendalami Al-Qur’an dengan lebih mudah sesuai kebutuhan mereka.
Ust. Soiran, salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, terima kasih kepada BMH dan para donatur yang telah memberikan Al-Qur’an Braille. Semoga Al-Qur’an ini memberikan manfaat dan semakin memudahkan kami dalam belajar serta membaca Al-Qur’an,” kata Ust. Soiran.
Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menyampaikan bahwa penyaluran Al-Qur’an Braille merupakan bagian dari upaya BMH menghadirkan akses belajar Al-Qur’an yang lebih inklusif.

“Alhamdulillah, melalui Al-Qur’an Braille ini kami ingin membantu saudara-saudara tunanetra agar semakin mudah belajar dan membaca Al-Qur’an. Semoga menjadi amal jariyah bagi para donatur dan memberikan manfaat yang terus mengalir,” ujarnya.
Baca Juga : BMH Lanjutkan Pembangunan Masjid Syafa’atul Qur’an Tuban
Ia menambahkan, melalui program ini, BMH berharap semakin banyak penyandang tunanetra yang mendapatkan akses terhadap Al-Qur’an dan ruang belajar keislaman yang layak.
Ketika keterbatasan penglihatan bukan menjadi penghalang untuk dekat dengan Al-Qur’an, setiap huruf yang dipelajari menjadi bagian dari kebaikan yang terus tumbuh.













