Milenianews.com, Jakarta – Dosen Program Studi (Prodi) Pariwisata Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Donna Ekawaty, resmi menyelesaikan Training of Trainers (ToT) Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan 41 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Pelatihan tersebut berlangsung selama sembilan hari, mulai 7 hingga 16 September, bertempat di Markas Lemhannas RI, Jakarta Pusat.
Keikutsertaan dalam pelatihan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman mengenai wawasan kebangsaan serta menyelaraskannya dengan pengembangan sektor kepariwisataan di Indonesia.
Baca juga: UBSI Masuk Top 10 Perguruan Tinggi dengan SINTA Score Overall Tertinggi di Indonesia
Donna menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pengalaman dan perspektif baru dalam memahami nilai-nilai kebangsaan agar tidak hanya menjadi pengetahuan teoritis, tapi juga terwujud dalam tindakan nyata sehari-hari.
“Bagi saya, mengikuti Training of Trainers Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kegiatan ini memberikan perspektif yang lebih luas bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam pola pikir, pola sikap, dan pola tindak dalam kehidupan sehari-hari,” kata Donna, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/9).
Ia menambahkan, hal tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Lemhannas RI bahwa para trainer memiliki peran strategis dalam mentransformasikan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat luas dan generasi penerus bangsa.
Sebagai akademisi yang bergerak di bidang pariwisata, Donna menekankan bahwa ketahanan nasional memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan destinasi wisata, terutama di wilayah kepulauan dan perbatasan negara. Menurutnya, destinasi wisata bukan sekadar ruang ekonomi dan rekreasi, melainkan bagian dari beranda depan NKRI.
“Khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan, destinasi wisata bukan hanya ruang ekonomi dan rekreasi, tetapi juga ruang hidup masyarakat sekaligus bagian dari beranda depan negara. Maka dari itu itu, ketahanan nasional dapat menjadi ‘Raksaka Dharma’ dalam pembangunan kepariwisataan wilayah kepulauan, yang harus memperhatikan pertahanan dan keamanan, pengelolaan wilayah, sumber daya alam, masyarakat, budaya, serta kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Donna juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., beserta seluruh jajaran Lemhannas RI atas ilmu, wawasan, dan keteladanan yang telah diberikan selama pelatihan. Pesan “jangan pernah lelah membina dan membekali diri” menjadi pengingat baginya untuk terus mengabdi melalui dunia pendidikan dan kepariwisataan.
Baca juga: 10 Mahasiswa UBSI Kampus Karawang Bawa Pulang 8 Medali dari Kejurnas Judo Mahasiswa
Menutup pernyataannya, Donna berharap agar alumni pelatihan ini dapat menjadi penggerak kebangsaan yang mengimplementasikan nilai-nilai NKRI di bidangnya masing-masing.
“Harapan saya, sepulang dari pelatihan ini, kami tidak berhenti sebagai peserta yang memperoleh pengetahuan, tetapi mampu menjadi penggerak kebangsaan yang menghadirkan nilai-nilai NKRI dalam profesi dan pengabdian masing-masing. Secara khusus di Prodi Pariwisata UBSI yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif, saya bertekad untuk menerapkan dan mengintegrasikan wawasan nilai-nilai kebangsaan serta perspektif ketahanan nasional ini ke dalam proses pengajaran, kurikulum, hingga pengabdian masyarakat. Bagi saya, membangun pariwisata Indonesia berarti turut membangun masyarakat, menjaga lingkungan dan budaya, memperkuat persatuan, serta ikut menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













