Milenianews.com, Jakarta – Memilih jurusan dan memulai kuliah menjadi langkah awal menuju masa depan. Namun, perjalanan mahasiswa tidak berhenti pada pilihan jurusan.
Pertanyaan tentang karier juga mulai muncul. Setelah lulus, ingin bekerja di mana? Profesi apa yang ingin ditekuni? Bagaimana cara membangun karier sejak bangku kuliah?
Pertanyaan tersebut akan menemani mahasiswa baru (maba) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dalam Seminar Motivasi (SEMOT) 2026.
Mengusung tema “Bright, Spirit, Initiative”, SEMOT UBSI 2026 akan mempertemukan mahasiswa baru dengan alumni dan sejumlah narasumber inspiratif.
Kegiatan tersebut akan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, di seluruh kampus UBSI. Pusat kegiatan akan berlangsung di BSI Convention Center (BSI Convex) Kaliabang, Bekasi, Jawa Barat.
20 Alumni UBSI Berbagi Pengalaman
Salah satu agenda utama SEMOT UBSI 2026 adalah Talkshow Alumni. Panitia akan menghadirkan 20 alumni UBSI untuk berbagi pengalaman tentang perjalanan pendidikan dan karier mereka.
Wakil Rektor II Bidang Non-Akademik UBSI, Adi Supriyatna, mengatakan para alumni akan terbagi dalam dua sesi. Sebanyak 10 alumni akan tampil pada sesi pagi. Sementara itu, 10 alumni lainnya akan mengisi sesi siang.
Menurut Adi, pertemuan tersebut dapat memberikan sudut pandang baru bagi mahasiswa baru. Maba bisa melihat langsung bagaimana alumni membangun karier setelah menyelesaikan pendidikan.
“Bagi mahasiswa baru, bertemu langsung dengan alumni dapat memberikan perspektif yang berbeda dari materi perkuliahan. Cerita mengenai bagaimana alumni memulai karier, menghadapi tantangan, memanfaatkan kompetensi yang dimiliki, hingga menemukan peluang di tengah perubahan dunia kerja dapat menjadi bekal penting sejak awal masa kuliah,” kata Adi dalam keterangan rilis yang diterima pada Jumat (28/8).
Cerita para alumni juga tidak hanya berisi pencapaian. Mereka akan membawa pengalaman tentang proses belajar, tantangan, kegagalan, hingga keputusan yang membentuk perjalanan karier.
Hal tersebut penting bagi mahasiswa baru. Kesuksesan tidak selalu datang dalam waktu singkat. Setiap pencapaian memiliki proses panjang yang perlu dilalui.
“Talkshow Alumni menjadi salah satu ruang yang mempertemukan dua generasi dalam satu panggung. Mahasiswa baru hadir membawa pertanyaan dan harapan tentang masa depan, sementara alumni hadir membawa pengalaman nyata yang dapat menjadi referensi sekaligus inspirasi,” ungkapnya.
SEMOT UBSI Dorong Maba Berani Berinisiatif
Tema “Bright, Spirit, Initiative” menjadi bagian penting dalam pelaksanaan SEMOT UBSI 2026.
UBSI ingin mendorong mahasiswa baru untuk memiliki pandangan positif terhadap masa depan. Maba juga perlu menjaga semangat belajar dan berani mengambil inisiatif.
Bagi mahasiswa, keberanian mengambil langkah sejak awal dapat membuka lebih banyak kesempatan. Mereka dapat mengikuti organisasi, mengembangkan keterampilan, membangun jejaring, hingga mencoba berbagai pengalaman baru.
Adi menjelaskan, SEMOT juga ingin memperlihatkan bahwa keberhasilan alumni tidak muncul secara instan.
Ada proses belajar yang panjang. Ada pula kegagalan, keputusan sulit, dan keberanian mencoba hal baru.
Pengalaman tersebut dapat menjadi pelajaran bagi mahasiswa baru ketika mulai menyusun perjalanan mereka sendiri.
Baca juga: ORMIK UBSI 2026 Buka Babak Baru Mahasiswa, dari Siswa hingga Berani Ambil Inisiatif
Ada Talkshow Tematik untuk Maba
Selain Talkshow Alumni, SEMOT UBSI 2026 juga menghadirkan Talkshow Tematik.
Sesi tersebut akan berlangsung di auditorium dan sejumlah ruangan lain di lokasi kegiatan. Materi talkshow akan membahas berbagai tema yang dekat dengan kehidupan mahasiswa.
Topik yang diangkat juga akan berkaitan dengan perkembangan dunia dan perubahan yang terjadi saat ini. Dengan begitu, mahasiswa baru tidak hanya memperoleh motivasi, tetapi juga wawasan baru.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI melihat pengembangan mahasiswa tidak cukup melalui kemampuan akademik.
Mahasiswa juga perlu memahami cara menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata. Kemampuan tersebut dapat membantu mereka menghadapi perubahan dunia kerja setelah lulus.
“SEMOT bukan sekadar kegiatan untuk membangkitkan semangat mahasiswa baru dalam satu hari. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari proses membangun perspektif bahwa perjalanan pendidikan harus diikuti dengan keberanian untuk mengambil pengalaman dan mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus,” pungkas Adi.
Ia menambahkan, mahasiswa membutuhkan lebih dari sekadar pengetahuan yang mereka dapatkan di ruang kelas.
“Sebab mahasiswa tidak hanya membutuhkan jawaban tentang apa yang harus dipelajari di ruang kelas. Mereka juga membutuhkan contoh nyata tentang bagaimana pengetahuan tersebut dapat dibawa keluar dari kampus dan diubah menjadi karya, profesi, maupun kontribusi,” tutupnya.
Membuka Perspektif Baru tentang Masa Depan
Kehadiran 20 alumni dalam SEMOT UBSI 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk melihat perjalanan karier secara lebih nyata.
Maba dapat mendengar pengalaman dari orang-orang yang pernah berada di posisi yang sama. Dari cerita tersebut, mereka dapat memahami bahwa perjalanan menuju kesuksesan membutuhkan proses.
SEMOT UBSI 2026 akhirnya bukan hanya agenda penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi ruang untuk membuka perspektif tentang kehidupan setelah kuliah.
Mahasiswa tidak harus memiliki seluruh jawaban tentang masa depan sejak hari pertama. Mereka hanya perlu mulai mengenali potensi, berani mencoba, dan terus mengembangkan diri.
Dari cerita 20 alumni, mahasiswa baru diharapkan menemukan inspirasi untuk menentukan langkahnya sendiri.
Sebab, masa depan tidak selalu hadir sebagai sesuatu yang sudah pasti. Terkadang, masa depan justru terbentuk dari keberanian mengambil kesempatan pertama.
Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.













