Milenianews.com, Jakarta– Asosiasi Yayasan Pendidikan Islam (AYPI) mendukung penuh rekomendasi bidang pendidikan pada Kongres Umat Islam Indonesia VIII yang digelar di Jakarta tanggal 24-26 Juli 2026.
Kongres ini, kata kata Ketua Umum Asosiasi Yayasan Pendidikan Islam (AYPI) Dr. H. Mirdas Eka Yora, M.Si, bukan sekadar forum serimonial lima tahunan, melainkan sebuah panggung sejarah dimana masa depan umat dan bangsa di pertaruhkan. Kongres tersebut, antara lain memberikan rekomendasi bidang pendidikan sebagai beirkut:
- Menempatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia sebagai jiwa/ruh dari seluruh sistem pendidikan nasional, bukan sekedar membangun gedung sekolah baru.
- Menuntut dan menghapus ketimpangan struktural bagi guru dan pendidik Agama Islam lintas kementrian, dalam RUU Sisdiknas.
- Menjadikan pesantren, madrasah, sekolah, dan perguruan tinggi Islam swasta sebagai bagian integral sistem pendidikan Nasional dengan alokasi anggaran yang proporsional dan berkeadilan.
“AYPI mendukung penuh rekomendasi bidang pendidikan pada Kongres Umat Islam Indonesia VIII,” kata Ketua Umum Mirdas Eka Yora, didampingi Ketua Dewan Pembina AYPI H.E. Afrizal Rusdi, Rabu (29/7/2026).
Baca Juga : AYPI: Negara Wajib Hadir Secara Adil kepada Seluruh Peserta Didik Sekolah Negeri maupun Swasta
Mirdas menambahkan, Kongres Umat Islam Indonesia VIII bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal dari perjalanan panjang. “Rekomendasi yang dihasilkan tidak boleh hanya menjadi tumpukan dokumen di atas meja, tapi harus menjadi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen umat,” ujar Mirdas Eka Yora.













