Nadiem Makarim Luruskan Pernyataannya Soal PPDB Zonasi

Nadiem-Makariem-Mendikbudristek-1024x597
Nadiem-Makariem-Mendikbudristek-1024x597

Milenianews.com, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim menyatakan bahwa kebijakan zonasi PPDB bukan idenya, melainkan ide dari Menteri sebelumnya, Muhadjir Effendy. Banyak orang menyayangkan pernyataan ini. Seolah tak ingin kontroversi terus memanas, Nadiem mengoreksi kesalahpahaman dalam pernyataannya.

Dalam keterangan resminya, Nadiem mengapresiasi Menteri Koordinator Bidang Kebudayaan dan Pembangunan Manusia (Menko PMK) Muhadjir Effendy yang menggagas program zonasi PPDB saat menjabat sebagai Mendikbud.

Baca juga : Raih Golden Buzzer, Nadiem Makarim Janjikan Putri Ariani Dapat Beasiswa

Nadiem mengatakan, sistem partisi PPDB ini dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa agar dapat bersekolah di dekat rumah. Hanya dengan cara ini, dapat menciptakan gerakan untuk bergandengan tangan membangun sekolah di antara para guru, komite sekolah, dan seluruh warga sekolah.

“Segala daya dorong yang selama ini telah Bapak (Menko PMK) lakukan untuk pendidikan Indonesia akan selalu tercatat dalam sejarah untuk kebaikan anak-anak Indonesia,” tuturnya, Minggu (30/7).

Selain itu, dalam diskusi yang di gelar Sabtu (29/7), ia juga menekankan pentingnya melanjutkan kebijakan zonasi PPDB ini. Pasalnya, sebelum adanya kebijakan tersebut, banyak orang tua yang mendaftarkan anaknya les tambahan untuk bisa mengikuti ujian ke sekolah favorit.

Nadiem menyebut kebijkan zonasi penting untuk dilanjutkan

Belum lagi ada siswa yang kurang mampu secara ekonomi, harus membayar sekolah swasta dan tidak boleh bersekolah di sekolah negeri.

“Zonasi  adalah salah satu contoh kebijakan pendidikan ‘legacy‘ yang perlu dilanjutkan dan disempurnakan. Ini adalah contoh dimana keberlanjutan sangat penting. Jadi ada berbagai macam kebijakan yang sudah ada sebelumnya yang kita dorong, kita jalani terus, dan bukan itu intinya,” jelasnya.

Baca juga : Nadiem Makarim Merubah Tata Cara Pendaftaran Masuk PTN, Ini Rinciannya!

Seperti diberitakan sebelumnya, saat menjadi pembicara dalam acara edukasi, di Posblok, Jakarta, Sabtu (29/7), Nadiem melontarkan pernyataan terkait pemekaran PPDB.

“Itu zonasi, kebijakan zonasi bukan kebijakan saya. Itu kebijakan menteri sebelumnya, Pak Muhadjir,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengakui bahwa kebijakan tersebut sangat penting. Sebab, kebijakan ini mampu mempersempit kesenjangan antar mahasiswa. Meski demikian, ia sering dicecar setiap tahun karena kebijakan tersebut.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *