Event, News  

Bima Arya: Banyak Cerita yang Bisa Diceritakan di Kota Bogor 

Lokarya Film Pendek Kota Bogor
Lokarya Film Pendek Kota Bogor

Milenianews.com, Bogor – Walikota Bogor Bima Arya membuka Klinik Film Bogor pada Senin (26/6) silam. Workshop intensif produksi film di Hotel Permata, Jalan Pajajaran, Kota Bogor. Bima Arya bercerita kepada penonton bahwa ada banyak cerita dahsyat di kota Bogor yang bisa menjadi cerita film pendek. Mulai dari cerita rakyat, legenda hingga mitos yang serius namun ringan.

“Kota Bogor adalah khazanah cerita, sejuta kisah dan ribuan kisah dahsyat mulai dari Kerajaan Pajajaran, Bung Karno hingga kehidupan sehari-hari. Kota Cerdas dan Kota Pusaka. Anda beruntung, Kota Bogor memiliki sejarah luar biasa yang berbicara. Luar biasa juga berbicara tentang kerajaan Pajajaran, politik, seni dan budaya sehari-harinya,” kata Bima.

Baca juga : Kabupaten Bogor Juara Umum Kejurda Catur Jabar Setelah Kantongi 11 Medali Emas!

Workshop tiga hari yang diikuti oleh 20 peserta dari generasi muda Kota Bogor ini, digagas oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor bekerja sama dengan Reka Bogor dan di dukung oleh Komunitas Film Bogor, Science Club dan Bioskop Bogor. Para peserta kemudian akan mendapatkan informasi dari narasumber dan akan di dampingi dari awal hingga pembuatan film.

Bima Arya menyampaikan bahwa kehidupan sehari-hari kota Bogor dan hal-hal yang ringan namun menarik seperti mengamati aktivitas warga di luar ruangan, interaksi dan masih banyak lagi. Membawa banyak hal unik dan menarik yang bisa menjadi inspirasi atau cerita.

“Tidak ada film tentang Bogor ketika saya menjadi Wali Kota Bogor. Kalau begitu, itu mengerikan dan luar biasa. Kita tidak akan maju sebagai bangsa yang beradab kecuali kita menjaga kekayaan yang dimiliki daerah dan bangsa kita, yang seharusnya menginspirasi kita semua. Jangan berpikir terlalu kecil hanya untuk mengisi waktu Anda, itu adalah pekerjaan dan ide besar, sesuatu yang besar dan uang jika Anda melakukannya, itu luar biasa,” katanya.

Georgian Marcello, Direktur REKA Bogor, menyatakan workshop yang berlangsung pada 26 hingga 28 Juni 2023 itu, tidak lepas dari agitasi Reka dan komunitas film Bogor dalam menyelenggarakan Bogor Festival.

“Film tentang Bogor harus ada, karena bisa jadi promosi Kota Bogor. Sudah banyak contoh film yang menjadi ‘pedangnya’ promosi bagi kota lain, seperti Laskar Pelangi dan Tilik, yang dengan menyebut judulnya saja sudah tahu nama daerahnya. Dalam memproduksi film passionnya tidak bisa setengah-setengah tetapi harus sepenuh hati dan ‘nafas’ yang panjang,” kata Georgian Marcello.

Baca juga : Pesilat Muda Bogor Raih Enam Medali Kejurda

Dalam workshop film pendek peserta mendapatkan tambahan informasi dan wawasan dari para ahli produksi film seperti Andi Bachtiar Yusuf, Bani Marhaen dan Archie Hekagery. Ketiganya adalah penulis skenario dan sutradara.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *