Milenianews.com, Jakarta – Artificial Intelligence (AI) memiliki peran cukup penting dalam berbagai aspek di bidang teknologi komputer. Kecerdasan buatan ini kian dibutuhkan dalam beberapa aspek kehidupan manusia, misalnya di bidang kesehatan, keamanan, militer dan teknologi industri.
Kehadiran teknologi AI, mampu menawarkan berbagai kemudahan dan solusi dalam aktivitas kehidupan manusia. Terlebih saat ini, era metaverse akan menjadi era masa depan dunia yang bahkan saat ini sudah mulai terlihat, tak terlepas dari peran artificial Intelligence di dalamnya.
Metaverse sebagai era masa depan, membutuhkan teknologi AI guna meniru fungsi kognitif manusia. Teknologi kecerdasan buatan ini memang manusia buat agar mampu berpikir cerdas layaknya manusia. Dengan kecerdasan buatan, tentu harapannya dapat membantu mempermudah segala aktivitas manusia menjadi lebih efektif dan efisien.
Baca Juga : Artificial Intelligence di Era Revolusi Industri 4.0
Anton, selaku dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Universitas Nusa Mandiri (UNM) menyebutkan, kemajuan teknologi menjadi tantangan tersendiri. Kemunculan dunia virtual tentu menjadi tantangan baru dalam bidang teknologi, sehingga peran Artificial Intelligence juga sangat krusial.
“Apalagi saat ini, metaverse sedang hangat menjadi bahan perbincangkan banyak kalangan. Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa metaverse merupakan era masa depan. Dimana dunia nyata dapat terhubung langsung dengan dunia virtual dengan memanfaatkan berbagai kecanggihan teknologi,” paparnya dalam siaran pers yang MileniaNews terima, Minggu(10/7).
Peran Artificial Intelligence Untuk Era Metaverse Sangat Besar
Di era metaverse ini, tentunya tak terlepas dari peran bidang ilmu komputer yang salah satunya adalah kecerdasan buatan. Kecerdasan buatan ini memungkinkan mesin bekerja sesuai dengan cara berpikir manusia.
“Sesuai dengan input dan pola data yang telah dimasukkan, maka penalaran dan otomatisasi dapat bekerja untuk mencapai output yang diinginkan,” katanya.
Baca Juga : Era Metaverse dan Berbagai Bagian Penting di Dalamnya
Lewat penambangan data (data mining) yang berfungsi sebagai dasar untuk kecerdasan buatan, imbuhnya, AI membutuhkan data-data yang relevan. Maka data ini akan menjadi pengetahuan bagi AI.
Kecerdasan buatan bisa belajar dan memutuskan sesuatu sendiri, tanpa bantuan manusia. Alasan inilah yang membuat banyak orang menganggap AI sebagai teknologi masa depan.
“Di FTI Universitas Nusa Mandiri (UNM), program studi (prodi) Ilmu Komputer, bidang data mining ini sudah dipelajari oleh mahasiswa/i program Magister Ilmu Komputer dan menjadi konsentrasi mereka,” ungkapnya.
Lanjutnya, UNM telah mempersiapkan mahasiswa/i Magister Ilmu Komputer yang siap dan mampu menjawab tantangan era masa depan.
“Mereka tidak akan kaget ataupun gagap teknologi, adanya isu trend metaverse ini bisa menjadi peluang yang bagus bagi mereka. Sehingga, lulusan Universitas Nusa Mandiri (UNM) siap menyambut era masa depan dengan bekal ilmu pengetahuan yang mumpuni,” tutupnya. (Umi Faddilah)