Mileninaews.com, Jakarta – Perubahan cuaca yang tak terduga, membuat tubuh rentan terkena gejala penyakit. Apalagi dalam rutinitas yang padat, dengan makanan yang serba ingin dimakan saat musim hujan, terkadang memunculkan masalah pencernaan.
Seiring dengan hidup yang kian serba cepat, kita pun dihadapkan pada berbagai tantangan yang dapat meningkatkan stres.
Terkadang, waktu untuk beristirahat dan berolahraga yang berkurang, mendorong kita untuk mengonsumsi makanan yang tidak baik untuk kesehatan.
Baca Juga : Edukasi Masyarakat Tentang Bahaya Omicron
Semua ini dapat berdampak pada pencernaan kita. Padahal pencernaan yang bermasalah dapat mempengaruhi kenyamanan dalam menjalani rutinitas. Karenanya, penting untuk terus menjalani gaya hidup sehat, seperti olahraga secara teratur, menjaga tingkat stres, istirahat yang cukup dan yang paling utama adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Data dari Riskesdas 2018, menunjukkan bahwa, sebanyak 95,5% orang Indonesia masih kurang mengonsumsi serat pangan yang berasal dari sayur dan buah. Keduanya merupakan serat pangan, yang memiliki peran kunci dalam menjaga kesehatan saluran cerna.
“Penting bagi kita untuk memastikan kecukupan serat pangan harian karena serat pangan memiliki banyak manfaat. Diantaranya membantu mengontrol berat badan, mencegah kanker kolon, menurunkan kadar kolesterol, mencegah masalah gastrointestinal dan membantu penanggulangan diabetes. Bahkan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, salah satunya jantung koroner,” kata dr Cindiawaty J. Pudjiadi, dokter spesialis gizi klinik, pada konferensi pers online, Rabu (30/3).
Selain itu, menurutnya, makan makanan berserat tinggi juga dapat membantu mengurangi tingkat stres. “Agar dapat nyaman menjalani kesibukkan sehari-hari, kita harus menjaga kesehatan dengan mengonsumsi serat pangan yang cukup,” lanjutnya.
Lebih lanjut, dr Cindy menjelaskan, ada dua jenis serat pangan. Pertama serat larut (soluble fiber) dan serta tidak larut (insoluble fiber). Keduanya punya fungsi yang berbeda.
Serat yang larut dalam air, dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan makanan di dalam usus. Sehingga, gula darah dan kolesterol darah lebih terkendali.
“Misalnya makanan yang mengandung serta larut adalah inulin, otmeal, sitrus, frukto oligosakarida (FOS). Sementara serta yang tak larut, yang terkandung dalam gandum, beras merah dan cokelat, timun dan tomat, membantu perlancar pergerakkan usus. Bisa mencegah sembelit,” jelasnya.
Baca Juga : Huawei Kembangkan Kamera 3D Untuk Deteksi Kesehatan Kulit
Produk sehat untuk atasi masalah pencernaan
Mengerti akan pentingnya pencernaan yang sehat, Nestlé Health Science (NHS) berkomitmen membantu masyarakat Indonesia dalam menjaga tubuh agar tetap sehat, kuat dan aktif. Selain itu, juga memiliki daya tahan yang optimal.
Dengan tagline #HidupSehatPerluSerat: Nyaman Beraktivitas dengan Pencernaan Sehat”, Nestle hadirkan produk inovasi barunya yaitu Nutren Fibre. Produk ini merupakan nutrisi kaya serat yang terdiri dari campuran serat pangan larut dan tidak larut.
Kandungan dalam Nutren Fibre bisa bantu memenuhi kebutuhan serat untuk memelihara fungsi dan kesehatan saluran pencernaan. Di dalamnya juga mengandung kebaikan dari Protein Whey 50% sebagai sumber protein berkualitas.
Menurut AKG Indonesia, PERMENKES RI No. 28, 2019, setiap harinya setiap orang butuh 30g serat pangan yang berasal dari buah & sayur. Pasalnya, kekurangan serat pangan, dapat memicu berbagai macam penyakit.
Sementara menurut The World Health Report, kurangnya konsumsi sayur dan buah yang merupakan sumber serat, dapat menyebabkan kanker gastrointestinal, penyakit jantung iskemik, dan stroke.
Marketing Manager Nestlé Health Science (NHS), dr. Yulia Megawati mengatakan, “Nestlé Nutren Fibre merupakan nutrisi kaya serat pangan larut dan tidak larut. Kandungan di dalamnya membantu memenuhi kebutuhan serat yang dibutuhkan tubuh untuk memelihara fungsi dan kesehatan saluran pencernaan dan menjaga berat badan,” ujarnya.
Baca Juga : 4 Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan, Tertarik Coba?
“Nutren Fibre mengandung 50% Protein Whey sebagai sumber protein berkualitas tinggi, selain itu, juga mengandung 13 vitamin dan 12 mineral yang baik untuk metabolisme tubuh,” jelasnya.
“Kami harap kedepannya akan ada semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya pemenuhan kebutuhan serat pangan harian bagi kesehatan. Dengan kehadiran Nestlé Nutren Fibre kami juga ingin membantu mencukupi kebutuhan serat pangan masyarakat Indonesia.”
“Sehingga mereka dapat menjalani aktivitas dan kesibukkan sehari-hari dengan tubuh yang sehat, kuat, aktif dan memiliki daya tahan yang optimal,” tutup dr. Yulia.(Reporter 2/Rifqi Firdaus)