Pelanggan McDonald’s Bisa Pesan Makanan di Metaverse

Pelanggan McDonald's Bisa Pesan Makanan di Metaverse
Sumber : Coinberau

Milenianews.com – Metaverse saat ini tidak hanya hadir dari perusahaan-perusahaan teknologi raksasa. Rupanya, tren ini menembus industri makanan, McDonald’s kabarnya tengah membangun metaverse-nya sendiri. Pelanggan bisa pesan makanan di metaverse secara virtual. Tentunya makanan yang pelanggan pesan di Metaverse akan mereka terima secara nyata di depan rumah.

Raksasa makanan cepat saji ini kabarnya tengah mengajukan 10 aplikasi merek dagang ke Kantor Paten dan Merek Dagang AS (USPTO) pada Februari 2022. Melansir dari EuroNews (18/2), pengajuan ini mencakup restoran virtual untuk McDonald’s dan McCafe. Nantinya memungkinkan perusahaan dapat mengantarkan makanan yang pelanggan pesan di metaverse dan kehidupan nyata.

“Produk makanan dan minuman virtual (NFT) mengoperasikan restoran virtual online yang menampilkan pengiriman ke rumah,” tulis aplikasi pengajuan tersebut.

Baca Juga : Raffi Ahmad Bangun Rumah dan Jual NFT di Metaverse

Perusahaan juga mencantumkan layanan hiburan seperti konser online di bawah merek McDonald’s dan McCafe.

Menurut cuitan pengacara merek dagang Josh Gerben, orang-orang dapat mengunjungi restoran McDonald’s dan pesan makanan di dalam metaverse. Kemudian, makanan atau minuman yang mereka pesan di metaverse akan sampai di depan rumah.

Gerben mengatakan kepada Forbes, USPTO kemungkinan akan menyetujui aplikasi tersebut. Meskipun proses peninjauan kemungkinan akan memakan waktu 8 hingga 9 bulan.

Baca Juga : Menikah di Tengah Pandemi, Pasangan di India Langsungkan Pernikahan di Metaverse

Untuk sobat milenia ketahui, saat ini metaverse memang mayoritas untuk bermain game dan belum sepenuhnya berkembang. Namun, McDonald’s sudah memetakan posisi mereka di dunia realitas virtual ini. Selain itu menyusul merek lain seperti Gucci, Walmart, dan Nike yang juga mengumumkan rencana mereka untuk memasuki metaverse.

Kemungkinan besar, semakin maju teknologi, seluruh kegiatan bisa jadi akan masuk ke dunia virtual. Seiring dengan adanya pandemi yang melanda saat ini, banyak sektor yang sudah beralih ke virtual, bahkan sekolah sekalipun. Jadi, apa pendapat kalian sobat milenia? 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *