Desa Terisolir yang Pernah Ganjar Pranowo Kunjungi Ramai Wisatawan

Desa Terisolir yang Pernah Ganjar Pranowo Kunjungi Ramai Wisatawan

Milenianews.com, Klaten – Nama dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten Jawa Tengah kini terkenal. Desa ini sebelumnya merupakan desa terisolir yang dikunjungi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Dusun itu terisolir dan kesulitan akses jalan. Namun, belum setahun berlalu, kondisinya sudah sangat jauh berbeda. Dusun dengan 12 kepala keluarga ini sudah memiliki gondola kaca untuk mengangkut warga keluar masuk desa mereka.

“Gondola itu kami bangun dengan anggaran dana desa dan sebagian dari bantuan dana aspirasi. Dengan adanya gondola ini, sekarang warga tidak usah repot jalan kaki,” terang Kades Tegal Mulyo Klaten, Sutarno, mengutip dari JPNN pada Jum’at(21/5). Selain untuk transportasi warga, gondola baru itu ternyata menarik minat wisatawan.

Baca Juga : Pulau Bira Surga Snorkling Tersembunyi di Ibukota, Mistis, Tapi Indah

Banyak pengunjung yang datang ke Girpasang dan membuat warga merasa senang karena ekonomi tumbuh. Sekarang desa ini telah menjadi desa wisata. Wisatawan bisa menikmati sensasi keindahan Merapi sekaligus uji nyali menaiki gondola yang meluncur di ketinggian 150 meter. Selain itu wisatawan juga bisa berjalan kaki di jalan setapak yang meliuk-liuk di dasar jurang sembari menikmati pemandangan.

Selain itu, desa ini sudah banyak mendirikan kafe bergaya kekinian sepanjang desa dengan pemandangan Girpasang yang eksotis. Pembangunan sejumlah bangunan untuk spot foto selfie juga membuatnya semakin ramai pengunjung. Sutarno menyebutkan dalam sehari tak kurang dari 200 wisatawan yang datang ke dusun Girpasang. Pada akhir pekan sebelum ramadan, pengunjung mencapai 600-700 oang per hari.

“Sudah terasa dampaknya bagi kemajuan warga kami. Warga juga memiliki semangat untuk menjadikan kawasan ini lebih baik lagi,” pungkas Sutarno.

Baca Juga : Kontribusi Kampus Kembangkan Potensi Desa lewat “Desa Wisata”

Ganjar Menjadikan Desa Terisolir ini Menjadi Desa Wisata

Sebelumnya, pada Agustus 2020 Ganjar harus susah payah naik turun lembah dengan kedalaman lebih dari 150 meter untuk mengantarkan daging kurban ke warga yang tinggal di dusun yang terisolir itu. Namun, keindahan panoramanya membuat Ganjar tertarik menjadikannya desa wisata.

“Ini bagus, saya melihat potensi yang bisa dikembangkan jadi destinasi wisata unggulan. Ini keren lho,” ungkap Ganjar terkagum-kagum saat itu.

Tak ingin menyia-nyiakan waktu, dia meminta kepada Kades setempat bergerak cepat untuk membenahi Girpasang. Kades menggandeng universitas dan anak-anak muda kreatif guna membangun dusun itu.

“Kearifan lokal masyarakat ada, budayanya, suasananya, ini unik dan menarik. Pasti bagus kalau dikelola dan dipasarkan pada wisatawan,” pungkas Ganjar saat itu.

Respon (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *