Elwin Halawa, Pengusaha Muda Sukses Meski Masih Kuliah

Pengusaha Muda Sukse

Milenianews.com, Jakarta – Sіара уаng tak mаu mеnjаdі mаhаѕіѕwа уаng mаndіrі? Bayar uang kulіаh, biaya ѕеwа kоѕ, kереrluаn pribadi, tаgіhаn lіѕtrіk, ѕаmраі mеmbеlі mоbіl рun bisa.

Usaha memang tak аkаn mеmbоhоngі hasil, akan tetapi menjadi seorang pengusaha sukses bukanlah hal yang mudah. Apalagi, jika usaha itu dilakukan saat masih berstatus mahasiswa. Waktu yang dimiliki pun harus terbagi antara mengurus bisnis dengan tugas-tugas kuliah yang menumpuk.

Memiliki bisnis dengan omzet ratusan juta rupiah belum pernah terlintas di benak anak muda ini. Apalagi ia memulai bisnisnya karena hobi dengan modal seadanya.

Baca Juga :Melalui Serasi, Nusa Mandiri Sambut Mahasiswa Baru Secara Daring

Ia adalah Elwin Halawa yang akrab dengan sapaan Elwin. Elwin merupkan salah satu mahasiswa Universitas Nusa Mandiri yang berhasil menjalankan bisnis bengkelnya.

Bahkan, ia sudah memulai bisnis tersebut sejak semester pertama kuliahnya di Universitas Nusa Mandiri mengambil program studi Teknik Informatika (TI).

“Dengan tekad bulat dan modal yang tak seberapa saya membuka bengkel ini untuk memenuhi segala kebutuhannya,” katanya, kepada Milenianews.com, Kamis (29/3).

“Bermodalkan kepercayaan diri dan modal seadanya, saya mulai membuka bengkel kecil yang tidak jauh dari rumah. Dengan memberikan jasa service, tambal ban dan ganti oli. Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut semakin berkembang. Dan hasil yang saya dapat pada tahun kedua berhasil manambah dua orang karyawan. Lalu bertransformasi menjadi bengkel modern dengan brand Zona Ban yang menjual jasa dan barang (sparepart, ban, oli, accu dan barang fast moving lainnya),” tambahnya.

Perjalanan sukses Elwin tidak mudah

Ia menegaskan sebagai generasi muda, termasuk mahasiswa, memiliki potensi besar untuk terjun dan menjalankan wirausaha sehingga dapat merdeka secara finansial.

“Menjadi mahasiswa tidak hanya untuk menjadi pekerja kantoran, namun juga bisa menjadi wirausahawan. Karena jika menjadi karyawan harus kerja keras, dengan bayaran terbatas. Berbeda halnya dengan pengusaha yang tak terbatas,” ungkapnya.

Sejumlah tantangan dan hambatan pun ia hadapi dalam menjalankan wirausaha. Ia mengakui tidak mudah menjalankan usahanya kala itu. Terutama dalam permodalan yang saat itu masih mengandalkan pinjaman dari perusahaan pembiayaan (BANK dan CU).

“Dengan tekad dan motivasi yang tinggi saya mampu melewatinya. Kini, Zona Ban telah memiliki tiga cabang dengan 10 orang karyawan dan dua orang admin dengan konsumen lebih dari 5000 orang yang sudah menjadi pelanggan tetapnya. Omzet yang dalam satu bulan, Zona Ban bisa memperoleh sekitar 180 juta dengan keuntungan bersih sekitar 30-45 juta,” paparnya.

Ia pun berpesan pada generasi muda agar memiliki tekad yang kuat dalam meraih mimpi dan cita-cita. Sebagai pemuda pun harus mampu menjadi pengusaha yang sukses asal berani dan komitmen pada tujuan.

“Tips untuk sukses adalah kerjakan apa yang menjadi impian anda. Nekat dalam arti berani terjun membuka usaha dan kerjakan dengan cerdas. Pertimbangan boleh banyak dalam sebuah bisnis, tapi hal utamanya adalah eksekusi. Hal yang paling saya suka adalah ‘NEKAT’ mulai saja dahulu,” ungkap Elwin.

Muhammad Hilman Fakhriza, ketua Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) menyampaikan semangat Elwin dalam melakukan usahanya tersebut didasarkan dari kondisi keluarga yang sangat terbatas.

Baca Juga : Universitas Nusa Mandiri Sediakan Beasiswa Khusus Untuk Ketua OSIS

Hal itupun yang memotivasinya untuk keluar dari zona yang tidak memungkinkan untuk bebas dalam finansial.

“Kesuksesan Elwin tidak lepas dari kunci sukses yang selalu ia pegang. Yaitu kerja cerdas, design tempat, pelayanan, harga saing serta managemen yang tersistem dengan sangat baik,” tutup Hilman.(Umi)

Respon (25)

  1. Wahhh keren banget sih bisa sukses kerja dan kuliah.. Semoga bisa memotivasi orang dan mahasiswa lain yang ingin membuka usaha💫

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *