6 Asupan yang Bisa Menambah Energi pada Tubuh

Asupan Menambah Energi
Foto : Buah Pisang banyak mengandung protein juga karbohidrat.

Milenianews.com, Jakarta – Di masa pandemi seperti ini, kita dituntut untuk terus menjaga tubuh agar tetap fit. Pasalnya, daya tahan tubuh yang kuat bisa menghindari kita dari tertularnya virus COVID-19. Asupan yang kita makan sangat mempengaruhi untuk menentukan jumlah energi yang ada pada tubuh kita.

Selain itu, bagi Sobat yang banyak melakukan aktivitas kesehariannya, harus menyiapkan banyak energi. Kenapa? Tentunya agar tetap produktif dong.

Baca Juga : Konsumsi Makanan ini Bisa Bantu Mencegah Kanker Payudara

Berikut daftar makanan yang bisa meningkatkan energi, seperti merangkum Antara :

Ikan Berlemak

Ikan Salmon
Foto : Kandungan Ikan Salmon yang banyak mengandung protein.

Kandungan protein ikan berlemak seperti ikan Salmon dan Tuna sangat banyak. Asam lemak dan Vitamin B yang terkandung di dalamnya juga bisa menambah energi untuk tubuh kita.

Satu porsi Salmon atau Tuna mengandung jumlah harian asam lemak omega-3 dan vitamin B13 yang dianjurkan.

Kandungan tersebut bisa mengurangi peradangan yang menjadi penyebab umum kelelahan.

Kopi

Kopi menjadi teman sahabat senja saat menikmati indahnya hamparan mega yang terpampang luas di langit sore.

Ngopi memang bisa menjadi solusi saat merasakan kantuk. Kandungan kafein yang banyak, bisa menghambat aktivitas adenosin, neurotransmitter yang menenangkan sistem saraf pusat.

Akibatnya, hormon epinefrin yang menstimulasi tubuh dan otak meningkat.

Meski begitu, tidak disarankan meminum kopi lebih dari 4 cangkir kopi per hari.

Pisang

Buah Pisang
Foto : Buah Pisang banyak mengandung protein juga karbohidrat.

Buah-buahan berwarna kuning ini menjadi salah satu makanan terbaik untuk menambah energi.

Pisang kaya akan sumber karbohidrat kompleks, kalium dan vitamin B6 yang sangat baik. Semua kandungan tersebut bisa meningkatkan energi pada tubuh kita.

Ubi Jalar

Ubi jalar menjadi makanan selanjutnya yang bisa menambah energi bagi tubuh. Dalam satu porsi ubi jalar atau 100 gr dapat mengandung 25 gram karbohidrat kompleks, 3,1 gram serat, 25 persen dari RDI untuk mangan, dan 56,4 persen dari RDI untuk vitamin.

Kandungan serta dan karbohidrat kompleks membuat tubuh lebih lambat mencerna ubi jalar. Sehingga pasokan energi pada tubuh pun stabil.

Edamame atau Kedelai Jepang

Edamame
Foto : Kacang Edamame.

Kacang Edamame bisa menjadi camilan yang mengenyangkan. Kandungan dalam Edamame memberi banyak protein, karbohidrat dan serat.

Selain itu, mereka memiliki vitamin dan mineral dalam jumlah tinggi, seperti asam folat dan mangan, yang dapat membantu meningkatkan energi dengan berbagai cara.

Apel

Siapa yang tidak suka makan buah apel? Setuju kan jika buah ini menjadi buah paling populer di dunia. Apel juga mudah ditemukan di banyak wilayah.

Sumber karbohidrat dan sertanya sangat baik. Kandungan gula dan serat alami itulah, yang membuat apel memberikan energi yang lambat dan berkelanjutan.

Apel juga mengandung kandungan antioksidan yang tinggi. Menurut penelitian, antioksidan bisa memperlambat pencernaan karbohidrat.

Telur

telur
Foto : via detik.com.

Makanan selanjutnya yang bisa menambah energi adalah telur. Makanan akhir bulan buat para anak kost ini, bisa membantu Sobat mengisi energi tubuh.

Baca Juga : 8 Tips Belanja Makanan Sehat Saat Pandemi

Telur kaya akan protein. Kandungan memberi sumber energi yang stabil dan berkelanjutan. Selain itu, leusin adalah asam amino paling melimpah dalam telur, dan diketahui dapat merangsang produksi energi dalam beberapa cara.

Apalagi telur kaya vitamin B. Vitamin ini membantu enzim menjalankan perannya dalam proses memecah makanan untuk energi.(Rifqi Firdaus)

Respon (8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *