Milenianews.com, Jakarta – Musisi solo Pamungkas ramai jadi pembicaraan di media sosial. Awal mula kehebohan ini saat media Frekuensi Antara lewat Instagram mengunggah foto materi promo album “Solipsism 0.2”. Ia pun membuat video klarifikasi.
Dalam potsingan tersebut memperlihatkan foto Pamungkas mengenakan kacamata yang telah dimanipulasi digital dengan menempelkan mozaik karya visual seniman asal Perancis bernama Baptiste Virot.
Baca Juga : Khai Dreams Rilis Single Baru Berjudul “Good Advice”
Warganet menduga bahwa penggunaan karya Baptiste Virot itu tanpa izin. Tak lama setelah foto tersebut heboh, Pamungkas menarik unggahannya.
Jagat dunia maya –terutama Instagram dan Twitter– ramai menuding Pamungkas mencuri karya.
Klarifikasi Pamungkas terkait penjiplakan karya seniman Prancis

Baru pada Selasa, (2/1), Pamungkas melalui fitur Instagram TV akun @maspamrecords memberikan klarifikasi.
Dalam klarifikasinya, Pamungkas tidak secara detail mengatakan bahwa ia mencomot karya itu. Ia mengatakan bahwa telah lalai, dan akhirnya mengurus persoalan ini secara baik-baik dengan membeli hak cipta pada sang seniman.
“Saya meminta maaf atas kegaduhan atas kelalaian saya, kami telah membeli hak cipta dan ilustrasi (dari Baptiste Virot), dan kami berhubungan dengan baik,” kata Pamungkas.
Baca Juga : Single Kedua Stephanie Poetri telah Rilis dari Album AM:PM
“Saya sangat bersyukur ini terjadi, saya jadi belajar lebih lagi dan untuk bisa lebih menikmati prosesnya. Sekali lagi terima kasih, mohon maaf saya akan kembali fokus pada musiknya,” lanjut Pamungkas.
“Solipsism 0.2” akan rilis pada malam ini, Selasa, 2 Februari 2021, pukul 00:00. Album ini berisi 12 lagu yang keseluruhannya berbahasa Inggris.(Ahmad Fachrurozi)
Hal sensitif di Dunia kreatif, good job langsung diurus dengan baik.
bijak banget, mengakui dan meminta maaf..
proud🙌🏻
permintaan maaf yg diiringi pembelian hak cipta 👍🏻
Pam ini saya akui dia salah satu musisi terbaik yang ada di indonesia, terlepas dari kejadian ini, dia sudah mengakui, bahwa dia telah lalai dan dengan legowo meminta maaf bahkan telah membeli hak cipta karya tsb. Miris banget sama orang orang yang buli dia. Dia salah tapi bukan berarti dia pantas di buli. Cancelling or bullying is NOT the answer.