Milenianews.com , Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan akan menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN). Rencananya, target pelaksanaan AN ini adalah antara bulan Maret-Agustus 2021, Akan tapi sekarang mengalami kemunduran sehingga akan dapat terlaksana pada September dan Oktober 2021 mendatang.
“Karena ada situasi pandemi yang relatif meningkat, kami memutuskan menunda pelaksanaan AN. Target jadwal baru, yaitu September dan Oktober 2021,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, dalam Rapat Kerja virtual bersama Komisi X DPR RI, Rabu (20/1). Dikutip dari Republika pada Sabtu (23/1).
Baca Juga : Nadiem Makarim Perjuangkan Hak-hak Guru Honorer
Kemendikbud memutuskan akan menunda Asesmen Nasional untuk menjaga protokol kesehatan. Hal ini termasuk agar kebutuhan logistik dan infrastruktur di sekolah terpenuhi dengan baik. Kepastian keamanan sekolah juga penting agar siswa dan guru tidak terganggu kesehatannya akibat pandemi.
“Kita menunda agar persiapan baik dari akselerasi vaksin harapannya sudah lebih mendalam, tapi juga memastikan protokol kesehatan terjaga dan ada cukup waktu untuk itu,” kata Nadiem, menambahkan.
Baca Juga : Nadiem Sebut Standardisasi Menjadi Kendala di Dunia Pendidikan, Akan Ubah Kurikulum
Ia menjelaskan, AN harus tetap berlangsung pada 2021 meskipun sepanjang tahun ini pembelajaran relatif tidak optimal akibat pandemi. Jika hasil pembelajaran selama satu tahun terakhir tidak melakukan asesmen maka sulit mengetahui kondisi pendidikan Indonesia.
Lebih lanjut, ia mengingatkan, AN tidak memerlukan persiapan khusus. Bimbingan belajar seperti untuk mempersiapkan Ujian Nasional (UN) tidak perlu ada lagi. Karena Hasil AN nantinya tidak memiliki konsekuensi apa pun terhadap siswa. Hasil ini hanya akan digunakan sebagai pemetaan pendidikan nasional. (Latif)