Kabar, News  

Refleksi Diri, Peringati Hari Lahir Pancasila

Refleksi Diri, Peringati Hari Lahir Pancasila
Foto: Ilustrasi Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Milenianews, Hari lahir Pancasila kembali diperingati 1 Oktober 2020. Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Falsafah negara. Pancasila akar yang mampu sambungkan masa lalu dengan masa depan kita.

Peringati hari lahir Pancasila di tengah masa Pandemi. Sulit bayangkan sisi positif dari wabah yang melanda saat ini. Namun masa Pandemi mampu ajarkan kita banyak hal. Kita alami krisis ini secara bersamaan. Krisis kesehatan, krisis ekonomi dan krisis pembelajaran.

Baca juga: Nadiem Sebut Standardisasi Menjadi Kendala di Dunia Pendidikan, Akan Ubah Kurikulum

Refleksi Nilai Pancasila

Nadiem Makarim berikan pidato peringati hari Kesaktian Pancasila. Pancasila punya arti besar dalam kehidupan sehari-hari. Masa Pandemi telah ajarkan banyak pihak tentang makna sila-sila dari Pancasila.

Kata Nadiem, banyak pahlawan Pancasila nyalakan lilin-lilin kemanusiaan. 

Lilin Pancasila menyala dalam pengorbanan tenaga medis, pertaruhkan nyawa demi selamatkan pasien COVID-19. Hadir pula dalam jiwa para Pemimpin, baik sektor Pemerintah dan Swasta berani ambil resiko, gerak cepat bantu ringankan derita masyarakat.

Baca juga: Menteri Nadiem Makarim Mewajibkan 5 Semester saja untuk Mahasiswa S1

Ribuan pemilik usaha kecil, korbankan laba agar karyawan tidak putus kerja meski pelanggan tak ada. Pemimpin tempat-tempat ibadah galang dana bantu rakyat meski agama berbeda. Para seniman Nusantara gelar pertunjukan seni secara daring untuk ingatkan rakyat tetang indahnya keberagaman.

Guru-guru datangi rumah siswanya agar bisa belajar. Para orangtua yang sudah lelah bekerja mampu bagi waktu, hibur anak-anaknya yang kesepian.

“Mari bersama kita kenang pengorbanan besar nenek moyang bangsa kita dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila,” ujar Nadiem. Kamis (1/10).

Pancasila sebagai pusaka negara Indonesia akan terus menyala. Masa Pandemi tengah menantang kita agar tetap tanggung dan bergerak bersama. Nilai-nilai Pancasila mampu jadi lilin-lilin kemanusiaan terangi kegelapan seluruh penjuru Nusantara. (Umi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *