News  

Susah Belajar Online, Sang Ibu Tega Membunuh Anaknya

Pembunuhan Anak oleh Ibunya

Milenianews.com, Lebak – Seorang ibu di Lebak, Banten tega membunuh anaknya yang masih berusia 8 tahun karena dinilai susah mengikuti pelajaran online. Seperti diketahui, tahun ajaran pandemi Covid-19, memaksa kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di rumah.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Lebak Ajun Komisaris David Adhi Kusuma membenarkan kejadian tersebut. Kedua orangtua korban, Lia Handayani (26) dan Imam Safi’e (27) sekarang harus bertanggung jawab atas kematian anaknya.

Baca Juga : Ingin punya Anak Blasteran tanpa Pernikahan, Perempuan Lokal Gelar Pesta Seks dengan Bule

“Ibu kandungnya melakukan pemukulan lebih dari lima kali hingga anaknya Keysya Safiyah (8) kelas I SD meninggal dunia,” katanya dilansir Antara, Senin (14/9).

Jasad Keysya Syafiyah dimasukkan kedalam kardus saat pulang ke Banten

Ibunya merasa kesal karena anaknya sulit untuk belajar secara online. Hingga ia tega menganiaya anak kandungnya sendiri. Pelaku awalnya mencubit dan memukul lebih dari lima kali dengan gagang sapu sampai si anak terjatuh ke lantai.

Lalu, melihat anaknya tak berdaya, ia pun panik dan mengajak suaminya Imam Safi’e untuk pulang ke Lebak dari Jakarta serta membawa adik kembar korban. Jasad Keysya pun dimasukkan ke dalam kardus.

Setibanya di kampung halaman, pelaku berziarah ke makam neneknya. Disana mereka juga menguburkan anaknya secara diam-diam di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Cipabaluh Kecamatan Cijaku Kabupaten Lebak, Banten.

Baca Juga : Gadis yang Positif Covid-19 Diperkosa Sopir Ambulans, saat Perjalanan ke Rumah Sakit

“Beruntung, warga mencurigai kuburan itu dan dibongkar ternyata jasad anak berikut pakaianya,” jelasnya.

Dari pemeriksaan polisi, pelaku memang kerap menganiaya Keysya Safiyah. Tim penyidik juga menemukan foto korban di ponsel pelaku dengan luka lebam di bagian mata dan bibir. (Rifqi Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *