Kontribusi Kampus Kembangkan Potensi Desa lewat ‘Desa Wisata’

Pengabdian Masyarakat Desa wisata

Milenianews.com, Purwakarta – Universitas Nusa Mandiri melakukan kegiatan pengabdian masyarakat (PM) di desa Cihanjawar Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (3/9).

Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin tahunan, yang digelar di desa-desa wisata dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, melalui civitas akademika kampus Universitas Nusa Mandiri.

Baca Juga : MOKA Tahap Dua, Untuk Mahasiswa Baru Gelombang Khusus, Universitas Nusa Mandiri

Kali ini, ditengah pandemi Covid-19 yang melanda, peserta hanya dibatasi sebanyak 20 orang saja. Mereka merupakan anggota karang taruna dan perangkat desa Cihanjawar. Sebelum acara digelar, para peserta melakukan rapid test terlebih dulu saat registrasi.

Arif Hidayat, M.Kom selaku Wakil ketua II Bidang Kemahasiswaan yang mewakili Rektor Universitas Nusa Mandiri menyebut, Desa wisata, menjadi salah satu program yang diusung kampus Universitas Nusa Mandiri yang konsisten menyatakan partisipasinya dalam pengembangan desa. Selain itu, program tersebut merupakan kewajiban yang terkadung dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Kami ingin selalu berkontribusi dalam memajukan masyarakat. Karena hal itu menjadi salah satu kewajiban di dunia pendidikan,” kata Arif dalam sambutannya.

Pengelolaan Desa Wisata ditengah Pandemi

Cahyani Budihartanti, M.Kom selaku ketua kegiatan mengatakan, materi yang diberikan berupa “Pendampingan Teknis Desa Wisata untuk Menyiapkan SDM dalam Packaging pada Desa Cihanjawar Purwakarta” sekaligus menjadi tema pada kegiatan PM kali ini.

Ia menuturkan, bahwa dalam mengemas (packaging) sebuah produk harus memperhatikan sisi estetikanya. Tips darinya, menjelaskan mengenai pembungkusan sebuah produk harus mementingkan beberapa aspek. Salah satunya adalah tampilan luar kemasan (desain).

“Membuat penyajian dari sebuah produk agar lebih menarik, seperti dari desain yang menarik, gambarnya bagus, tapi jangan terlalu banyak dibuat-buat. Jadi harus sebenarnya agar wisatawan tidak merasa kecewa dengan produk kita,” katanya, yang juga selaku narasumber.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan bagi masyarakat, khususnya untuk pengelola pariwisata di desa Cihanjawar untuk dapat mengelola pariwisata (termasuk para pedagang). Juga bisa mempertahankan eksistensi wisata di desa mereka ditengah Pandemi.

Baca Juga : BEM Universitas Nusa Mandiri Akan Gelar Webinar Public Speaking

Terutama edukasi tentang penerapan protokol kesehatan dilingkungan tempat wisata, serta tips mengembangkan potensi produk parawisata untuk meningkatkan daya Tarik pariwisata di desa Cihanjawar.

Turut juga dosen Universitas Nusa Mandiri lainnya yang hadir yakni Siti Nurlela M.Kom, Nurajijah M.Kom, dan Fajar Sarasati, S.Kom. Serta empat orang mahasiswa Universitas Nusa Mandiri dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI) Nisrina Miranda, Septyany Shella, Taufik Nur Iskandar, dan Adam Ramadhan.(Rifqi Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *