Hindari Kerumunan Mitra, Gojek Terapkan Teknologi Geofencing

gojek0geofencing

Milenianews.com, Jakarta – Perusahaan teknologi transportasi besar asal Indonesia, Gojek, akan terapkan teknologi Geofencing saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Teknologi ini, memungkinkan tidak adanya layanan Gojek di wilayah zona merah dan menghindari kerumunan mitra.

Baca Juga : Gojek kembali Aktifkan GoRide, tapi dengan Beberapa Syarat, Cek Disini!

“Melalui geofencing, layanan kami tidak bisa beroperasi di wilayah zona merah. Konsumen di zona merah secara otomatis tidak bisa pesan layanan GoRide,” kata VP Regional Public Policy and Government Relations Gojek, Gautama Adi Kusuma dikutip Antara, Senin (21/9).

Teknologi Geofencing bisa memperingatkan mitra pengemudi agar tidak berkerumun lebih dari 5 orang. Menurut Adi, teknologi ini bisa menandai sebuah area secara virtual dengan jaringan GPS untuk membatasi lokasi tertentu agar mempermudah pemilik kendaraan untuk memantau kendaraan dan proses distribusi di area yang ditentukan.

“Ada juga deteksi mitra pengemudi yang berkerumun lebih dari lima orang. Harapannya dengan notifikasi ini dapat mengurangi jumlah kerumunan dan menjaga satu sama lain sesuai arahan pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga : Gojek sudah Terintegrasi di 4 Negara ASEAN

Selain itu, Adi menyebut bahwa Gojek sudah mengerahkan tim operasional di titik-titik ramai seperti stasiun KRL dan terminal. (Rifqi Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *