Google Rilis Imagen 3: Generator Gambar AI dengan Detail yang Lebih Baik

Google Deteksi Gambar Ai

Milenianews.com, Jakarta – Google baru-baru ini merilis versi terbaru dari Imagen 3, generator gambar berbasis AI, kepada pengguna di Amerika Serikat. Versi terbaru tersebut dapat diakses melalui platform AI Test Kitchen milik Google dan diklaim mampu menghasilkan gambar dengan detail yang lebih baik, pencahayaan yang lebih kaya, dan lebih sedikit gangguan visual dibandingkan dengan versi sebelumnya.

Setelah pertama kali diumumkan dalam acara I/O pada bulan Mei, alat ini akhirnya tersedia secara umum melalui platform Vertex AI dalam beberapa hari terakhir. Melansir dari TheVerge, Jumat (16/8), alat ini memungkinkan pengguna untuk membuat gambar yang sangat rinci hanya dengan memberikan deskripsi teks.

Selain itu, pengguna juga dapat mengedit gambar dengan menyorot bagian tertentu dan menggambarkan perubahan yang diinginkan. Misalnya, pengguna dapat meminta alat ini untuk mengubah warna atau bentuk elemen tertentu dalam gambar. Namun, meskipun kemampuannya yang mengesankan, Imagen 3 memiliki beberapa batasan yang ketat.

Baca juga: Google for Startups Hadirkan Program AI Academy

Batasan dan fleksibilitas Google Imagen 3

Google telah menetapkan beberapa aturan untuk menjaga penggunaan Imagen 3 agar tetap aman dan bertanggung jawab. Misalnya, alat ini tidak akan menghasilkan gambar tokoh publik seperti Taylor Swift dan menolak untuk membuat gambar senjata.

Meskipun demikian, pengguna masih bisa mengakali batasan ini dengan mendeskripsikan karakter atau objek dengan cara tertentu. Sebagai contoh, cukup mudah untuk membuat Imagen 3 menghasilkan gambar yang menyerupai karakter seperti Sonic the Hedgehog atau Mario.

Imagen 3 juga memiliki kemampuan untuk menghasilkan logo perusahaan, termasuk logo Apple, Macy’s, Hershey’s, dan bahkan Google. Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan tentang batasan alat ini dalam menghindari konten berhak cipta.

Baca juga: Google Mulai ‘Razia’ Aplikasi di Play Store

Meskipun Google berusaha menjaga penggunaan Imagen 3 tetap terkendali, alat ini tetap berbeda dengan Grok, generator gambar AI yang ada di platform X milik Elon Musk. Grok dikenal lebih fleksibel, memungkinkan pengguna membuat gambar kontroversial yang melibatkan narkoba, kekerasan, dan tokoh publik.

Namun, Google sendiri telah menghadapi beberapa masalah dengan alat AI-nya ini. Awal tahun ini, Google menghentikan kemampuan pengguna untuk menghasilkan gambar dengan chatbot Gemini AI setelah ditemukan bahwa alat tersebut menciptakan gambar yang secara historis tidak akurat.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube Milenianews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *