Milenianews.com – Twitter menerima tawaran akuisisi dari Elon Musk seharga USD44 miliar. Musk harus membayar sekitar USD54,20 per lembar saham, sesuai dengan penawaran awal pada 14 April lalu.
Hal ini cukup mengejutkan karena sebelumnya dewan Twitter menolak mentah-mentah penawaran ini. Tidak jelas apa yang membuat perusahaan tersebut berubah pikiran, namun laporan dari New York Times menggambarkan internal Twitter terpecah oleh berita, menerima sedikit informasi mengenai pembicaraan yang sedang berlangsung.
Tawaran pengambilalihan Twitter oleh Musk menghargai setiap saham USD54,20 (sekitar Rp770 ribu) menjadikan pendiri dan mantan COE Twitter, Jack Dorsey menerima sekitar USD978 juta (sekitar Rp14 triliun) dalam bentuk tunai. Untuk sobat milenia ketahui, Dorsey selama ini menolak gaji dari perusahaan dan memilih untuk menerima pendapatan tahunan (USD1,40 atau sekitar Rp20 ribu) untuk 2,4% kepemilikan saham di perusahaan, dengan lebih dari 18 juta saham.
Baca Juga : Elon Musk Beli Twitter, Akhirnya Terwujud
“Kebebasan berbicara adalah landasan demokrasi yang berfungsi, dan Twitter adalah alun-alun kota digital tempat hal-hal penting bagi masa depan umat manusia diperdebatkan,” kata Musk dalam sebuah pernyataan, mengutip dari laman The Verge (25/4) lalu.
“Saya juga ingin membuat Twitter lebih baik dari sebelumnya dengan meningkatkan produk lewat fitur-fitur baru. Membuat algoritma open source untuk meningkatkan kepercayaan, mengalahkan bot spam, dan mengautentikasi semua orang,” lanjutnya.
🚀💫♥️ Yesss!!! ♥️💫🚀 pic.twitter.com/0T9HzUHuh6
— Elon Musk (@elonmusk) April 25, 2022
Baca Juga : Ambisi Elon Musk pada Twitter Ancam Anjloknya Saham Tesla
Apa yang Elon Musk Rencanakan Untuk Twitter??
Musk memaparkan rencananya untuk mendanai kesepakatan dalam pengajuan SEC pada Kamis lalu, yang mencakup USD25,5 dalam bentuk pinjaman dan USD21 miliar dalam ekuitas pribadi.
Musk sangat menaruh perhatian besar terhadap platform karena tidak menjunjung tinggi kebebasan bersuara. Serta memiliki tekad yang sangat besar untuk mengubah itu.

Dia juga pernah membuat polling kepada pengguna Twitter tentang pembuatan tombol “edit”. Ia juga menyarankan untuk menghapus iklan dari Twitter Blue, menurunkan harga langganannya, dan menambahkan Dogecoin sebagai opsi pembayaran.