Oleh : MissKarHan
Mendung tampak pada dirgantara
Dingin menyeruak pekat lewat udara
Perlahan, rinai demi rinai,
Jatuh tersemai
Kian lama, kian deras
Deru suaranya pun kian keras
Kadang diiringi guntur menggelegar
Memekakkan sepasang indra pendengar
Tidak hanya datang dengan basah
Lebih dalam menyentuh rasa
Genangannya kadang berisi kenangan
Kala Jatuhnya jua diiring doa dan angan-angan
Sansekerta menyebutnya varsha
Rahmat dari sang Maha Kuasa
Khalayak akrab menyapanya hujan
Sedang, Pluiviophile menganggapnya pujaan