Jika ingin turun, turunlah
Bak hujan yang menabur sayang pada kerinduan bumi
Jika ingin tumbuh, tumbuhlah
Bak mawar ditaman yang merekah semerbak
Jiwa gersang ku sudah lama menahan pilu
Menunggu siraman embun kasih sayang mu
Meresap menghapus layu
Dalam sajak ini kau tak lagi melihat lidahku kelu
Karena lirik puisi ku Menulis tentangmu
Diantara baris puisi ini kau akan faham
Tentang asa yang ingin aku sampaikan
Diksi diksi jemari ini adalah utusan sang pemilik asa
Mencintaimu bukan sekadar pilihan
Menyanyangimu bukan sebatas keharusan
Mendambakanmu sudah ku putus kan
Wahai senja
Jadilah lentera hidupku
Bawa Masalah ini kemana pun kau mau
Aku bukan sekadar menanti senyum mu yang mawar
Namun semerbak dan keanggunan yang mekar
Aku ingin
Pupus lah hidup sumbang