Sekolah Bosowa Bina Insani Unit SMA Gelar Kegiatan LDKS-DIKLATSAR, Kerja Sama dengan Kostrad

SMA Bosowa  Bina Insani (SBBI), Bogor, bekerja sama dengan Kostrad   menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang dipadukan dengan Pendidikan dan Latihan SAR (DIKLATSAR),  di KOMLEK KOSTRAD, Bogor, Kamis-Jumat, 27-28 Agustus 2026. (Foto: Dok SMA Bina Insani)

Milenianews.com, Bogor—Sekolah Bosowa  Bina Insani (SBBI) Bogor unit SMA menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang dipadukan dengan Pendidikan dan Latihan SAR (DIKLATSAR). Kegiatan LDKS-DIKLATSAR itu bekerja sama dengan Kostrad, dan dilaksanakan di KOMLEK KOSTRAD, Bogor, Kamis-Jumat, 27-28 Agustus 2026.

LDKS-DIKLATSAR SMA Bina Insani diikuti siswa kelas X dan XI, berjumlah 230 orang. Mereka didampingi oleh perwakilan pengurus Organisasi Perwakilan Kelas (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK). Selain itu, mereka juga didampingi oleh 18 guru pendamping dan dua orang dari Tim Supporting.

Executive Principal (EP) Sekolah Bosowa Bina Insani, Yudi Oktiadi Nugraha, saat membuka secaara resmi LDKS-DIKLATSAR SMA Bina Insani mengatakan, pihaknya sangat  mengapresiasi kegiatan LDKS-DIKLATSAR yang diadakan oleh SMA Bina Insani bekerja sama dengan Kostrad. “LDKS dan DIKLATSAR ini sangat penting dalam rangkaa  mendidik siswa yang tidak hanya cerdas otaknya, tapi juga visioner dan berakhlak mulia,” kata Yudi Oktiadi.

Ia menambahkan, seorang pemimpin tidak lahir begitu saja. “Seorang pmimpin harus ditempa kedisiplinan dan ketangguhan. Disiplin waktu, kerja sama tim, dan peduli lingkungan sekitar. Melalui LDKS dan DIKLATSAR ini para siswa belajar memecahkan masalah dn kerjasama tim yang baik.  Ini merupakan bekal dan investasi yang  sangat baik untuk masa depan,” ujarnya.

Di akhir kata sambutannya, Yudi mengucapkan  terima kasih kepada  kepala sekolah dan tim guru, maupun pengurus OSIS dan MPK SMA Bina Insani, dan Kostrad atas kerja keras dan kerja samanya dalam menyukseskan kegiatan LDKS dan DIKLATSAR SMA Bina Insani.

Baca Juga : Siswa Sekolah Bosowa Bina Insani Unit SMA Lolos OSN Tingkat Provinsi Jawa Barat dan Maju ke Tingkat Nasional

Kepala Sekolah SMA Bina Insani, Muhammad Nasir Rusunah mengatakan, LDKS-DIKLATSAR bertujuan untuk melatih kedisiplinan murid, meningkatkan kerjasama kelompok, dan menerapkan ilmu ekskul wajib (Paskib, PMR, Pramuka, Cricket, Softbal, dan Padusa).

“Selain itu, ada pula tujuan Edukasi Ekologi, yakni mempelajari komponen sungai, jenis arus air, serta kondisi flora dan fauna di sekitar daerah aliran sungai (DAS), dan Mitigasi Bencana, yakni melatih kepekaan siswa dalam mengidentifikasi potensi hambatan seperti tumpukan sampah atau penyumbatan alur yang dapat memicu banjir,” kata Muhamad Nasir Rusunah.

Tak kalah pentingnya, ia menambahkan, Pengembangan Karakter, yakni membangun kerja sama tim, disiplin, ketahanan fisik, dan mental yang tangguh di alam terbuka, serta  Kepedulian Sosial, yakni menumbuhkan budaya cinta lingkungan melalui pengamatan langsung terhadap masalah pencemaran air.

Muhammad Nasir mengemukakan, dalam melaksanakan kegiatan LDKS dan DIKLATSAR  tersebut, SMA Bina Insani menggandeng Kostrad. “Mengapa kami menggandeng TNI, khususnya Kostrad dalam kegiatan LDKS dan DIKLATSAR,  karena TNI, dalam hal ini khususnya Kostrad, sudah terbiasa melaksanakan LDK  Siswa mulai dari tingkat SD sampai dengan Universitas,” kata Muhamad Nasir.

Adapun rangkaian kegiatan LDKS dan DIKLATSAR SMA Bina Insani mencakup antara lain:

  • Apel  dan Penyerahan Siswa Secara Simbolis kepada TNI (Kostrad) oleh Kepala Sekolah SMA Bina Insani.
  • Upacara Pembukaan, dengan Pembina Upacara EP SBBI (Yudi Oktiadi Nugraha).
  • Pengenalan lingkungan.
  • Materi Kepemimpinan/Pelajaran Baris-Berbaris (PBB).
  • Masak Survival.
  • Materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.
  • Materi Pertolongan Pertama Lapangan dan Pioneer.
  • Games.
  • Kegiatan Ekstrakurikuler.
  • Pentas Seni.
  • Malam Bersama (Jurit Malam).
  • Renungan Malam (Api Unggun).
  • Senam.
  • Tracking: Jaring Pendarat dan Susur Sungai.
  • Upacara Penutupan.

“Harapan kami melalui LDKS, murid SMA Bina Insani dapat menjadi pemimpin yang tangguh, konsisten, dan bertanggung jawab. Selain itu diharapkan semakin menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, sosial, dan dapat menerapkan Program Pancawaluya,” kata Muhamad Nasir Rusunah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *