Sekolah BM 400 Gelar Welcoming Students and Parents untuk Sambut Siswa Baru

Sekolah Bakti Mulya (BM) 400, unit SMP dan SMA menyelenggarakan acara welcoming students and parents dengan tema School-Community Learning Partnerships: Essential to Expand Learning Success,  Sabtu (8/7/2023). Kegiatan serupa juga dilaksanakan di unit SD pada hari Kamis (6/7/2023), dan di unit TK pada hari Jumat (7/7/2023). (Foto: Dok BM 400) 

Milenianews.com, Jakarta – Menyambut tahun ajaran 2023/2024, Sekolah Bakti Mulya (BM) 400, unit SMP dan SMA menyelenggarakan acara welcoming students and parents dengan tema School-Community Learning Partnerships: Essential to Expand Learning Success,  Sabtu (8/7/2023). Kegiatan serupa juga dilaksanakan di unit SD pada hari Kamis (6/7/2023), dan di unit TK pada hari Jumat (7/7/2023).

Kegiatan yang berlagsung di SMP dan SMA, dihadiri 80 siswa baru jenjang SMP dan 115 siswa baru jenjang SMA, beserta para orang tua dan wali siswa. Di antara siswa tersebut, selain memilih program sekolah full day, ada juga yang memilih program berasrama (boarding). Siswa yang memilih program berasrama umumnya berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Euis Tresna, MSi, deputy Ketua Pelasana Harian (KPH) Yayasan Bakti Mulya 400 mengungkapkan rasa bangga karena banyak orang tua yang memercayakan pendidikan putra dan putri mereka di Sekolah BM 400.

“Menambah kebanggaan kami atas kepercayaan Ibu dan Bapak memilih sekolah Bakti Mulya 400 sebagai sekolah pilihan ananda,” ujarnya seperti dikutip dalam rilis yang diterima Milenianews.com.

Tidak Hanya Fokus Aspek Akademik

Masih dalam sambutannya, Euis mengungkapkan program sekolah di SMP dan SMA BM 400 tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga fokus pada aspek yang nantinya dapat membantu proses tumbuh kembang siswa.

“SMP dan SMA BM 400 menghadirkan program pendidikan yang lebih holistik, tidak semata-mata fokus pada aspek akademik, namun juga pada aspek sosial, emosi, spiritual, estetika, dan fisik,” kata Euis.

“Aspek-aspek tadi menjadi fokus kami dalam proses pendidikan sehingga anak-anak dapat bertumbuh kembang secara alami sesuai usianya,” sambungnya.

Euis Tresna, MSi, deputy Ketua Pelasana Harian (KPH) Yayasan Bakti Mulya 400.

Kemudian, Euis mengungkapkan, sekolah BM 400 melakukan berbagai pendekatan dalam menerima siswa baru. Menurutnya, sejak awal proses pendaftaran dan seleksi, sekolah BM 400 berusaha untuk mengenali anak-anak secara lebih mendalam. “Sejak awal kami menerima siswa baru, baik pada saat proses mendaftar maupun seleksi, kami berusaha untuk mengenali anak-anak,” ujarnya,

“Baik itu melalui proses psikotest, maupun proses wawancara terhadap anak-anak dan orang tua, yang kami himpun menjadi satu database sebagai bekal bagi para pendidik maupun penyusun program,” tuturnya.

Acara welcoming students and parents dilanjutkan dengan sesi pemaparan program sekolah oleh masing-masing kepala SMP dan SMA BM 400 kepada orang tua siswa.

Sementara, siswa baru SMP kelas 7 dan SMA kelas 10 secara terpisah mengikuti sesi pemaparan foundation program yang merupakan salah satu upaya pengenalan lingkungan sekolah BM 400. Dalam sesi tersebut, mereka didampingi tim OSIS SMP dan SMA, serta para guru bidang kesiswaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *