Perkuat Model Pembelajaran Sentra, KB-TK Bosowa Al-Azhar Cilegon Gunakan Gedung Baru

Para siswa KB-TK Bosowa Al-Azhar Cilegon kini belajar di gedung baru yang nyaman dan mendukung penerapan Model Pembelajaran Sentra (Metode Sentra). (Foto: Dok SBAC)

Milenianews.com, Cilegon— Menyambut semester genap tahun ajaran 2022-2023, KB-TK Bosowa Al Azhar Cilegon  meluncurkan gedung baru. “Keberadaan gedung baru itu untuk memperkuat Model Pembelajaran Sentra yang diterapkan di KB-TK Bosowa Al-Azhar Cilegon,” kata  Asisten Head Division Kurikulum dan Literasi Bosowa School, Tjutju  Herawati, Senin (15/1/2024).

KB-TK Bosowa Al-Azhar Cilegon hadir mulai tahun ajaran 2022-2023, tepatnya mulai Juli tahun 2022. Mulai awal semester II, ada tambahan fasilitas gedung baru KB-TK Bosowa Al-Azhar Cilegon.

“Awalnya, semester I,  kami  menggunakan kelas VI Inter  (gedung SD). Alhamdulillah memasuki semester II, KB-TK Bosowa Al-Azhar mempunyai gedung  baru yang merupakan gedung sendiri.  Sehingga, para siswa bisa belajar dengan lebih nyaman. Gedung baru ini digunakan mulai awal Januari 2024,” ujarnya dalam rilis yang diterima Milenianews.com.

Tjutju  Herawati menambahkan, KB-TK Bosowa Al-Azhar Cilegon sejak awal menerapkan Metode Sentra. “Sentra, yang dikenal juga dengan sebutan BCCT (Beyond Centers and Circle Time) adalah konsep pembelajaran anak usia dini yang resmi diadopsi Depdiknas RI sejak tahun 2004 serta menjadikan Dr. Pamela  C. Phelps – penemu dan pengembang konsep tersebut – sebagai konsultan berkenaan dengan penerapannya di Indonesia,” kata Tjutju.

Ia  mengemukakan, Metode Sentra adalah metode pendidikan yang bertumpu pada konsep bermain dan berbasis tahapan perkembangan anak sebagai pendekatan dalam mendidik. Sentra adalah wadah yang abstrak tempat guru menyediakan banyak rangkaian kegiatan untuk anak bermain sesuai tema.

Enam Sentra

Ia menjelaskan, ada enam sentra yang dikembangkan di KB-TK Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon. Yakni, Sentra Balok, Sentra Main Peran Besar, Sentra Imtaq, Sentra Seni, Sentra Persiapan, dan Sentra Bahan Alam.

“Dengan menerapkan Metode Sentra, kami berkomitmen kepada  para siswa dan orang tua orang siswa untuk menghasilkan   lulusan KB-TK yang diharapkan  memiliki dasar-dasar karakter akhlaqul karimah yang  terbentuk sejak usia dini. Sehingga,  pembelajaran, setting tempat sampai kepada kegiatan setiap harinya yang mengacu kepada pembelajaran Bowosa,  kemudian juga SIDIC  (Smart Islami Disipilin Inovatif dan Competitif) diharapkan tercapai,” papar Tjutju.

Baca Juga : Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon Gelar MPLS dan Buka Unit PG-TK

Lebih jauh dia mengemukakan, gedung baru KB-TK itu meliputi sarana prasarana yang mendukung kegiatan setiap hari. Termasuk meja kursi yang nyaman untuk anak. Ukuran ketinggian kursi sesuai ukuran tinggi  anak dan berat badan anak. Warna dipilihkan yang sesuai dengan kebutuhan anak dan diklasifikasikan dalam penataannya.

Begitu pula, tempat wudhu disetting yang  setara dengan tinggi badan anak, dan dapat didampingi guru pendamping sebagai dasar melakukan wudhu secara baik. Hal itu untuk memudahkan pembiasaan wudhu. Kemudian siswa melaksanakan pembiasaan shalat dan berdoa. Ruangan  juga dirancang sesuai dengan kebutuhan untuk anak bergerak dengan  nyaman.

“Dengan adanya gedung baru  ini,    6 sentra terpenuhi. Untuk itu, harapan tahun ini jumlah murid baru KB-TK  Bosowa Al-Azhar minimal 36 orang. Rasionya adalah 1 guru 10 murid,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *