Milenianews.com – Aktivitas tawar menawar, merupakan hal yang sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja, seperti pembeli menawar harga kepada penjual untuk menentukan harga barang.
Nah, hal seperti diatas seringkali disebut dengan negoisasi. Tujuan dari aktvitas negosiasi ini, untuk mengurangi konflik dari tiap pihak yang bersangkutan dalam mencapai kesepakatan bersama, sehingga keduanya sama-sama menguntungkan.
Baca Juga : Contoh Teks Persuasi, Lengkap dengan Strukturnya
Buat sobat milenia yang masih kurang paham apa itu teks negoisasi, jenis, ciri-ciri, lalu struktur teksnya seperti apa hingga contoh dan pembahasannya akan kita bahas di artikel ini. Jadi sobat milenia harus baca hingga selesai untuk bisa paham.
Definisi Teks Negosiasi
Negoisasi merupakan sebuah metode yang dilakukan dua orang atau lebih yang memiliki perbedaan kepentingan, unuk menciptakan kesepakatan bersama.
Hal ini untuk mengurangi konflik dan kerugian dari salah satu pihak. Oleh karena itu, negoisasi ini merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan kita.
Lalu bedanya sama teks negosiasi apa?
Pada dasarnya teks negosiasi merupakan percakapan atau dialog untuk menciptakan kesepakatan bersama antara pihak yang memiliki perbedaan kepentingan.
Jenis Teks Negosiasi
Dalam penggunannya, teks negoisasi memiliki 2 jenis yang perlu sobat milenia ketahui. Dari tiap jenis memiliki perbedaan yang spesifik.
1. Negosiasi Formal
Negosiasi ini biasanya untuk kepentingan formal, secara langsung bisa dalam sebuah forum, fit and proper test dan wawancara.
Misalnya kepada lembaga pemerintahan dan lembaga pendidikan untuk melakukan negoisasi penawaran barang atau jasa.
2. Negosiasi Informal
Dalam penggunannya negosiasi ini bisa dilakukan secara santai. Oleh karena itu aktivitas tawar menawar ini banyak terjadi di kehidupan sehari-hari. Seperti menawar harga jeruk yang di jual teman.
Tetapi seiring berkembangnya teknologi, membuat negoisasi terjadi secara langsung dan melalui teknologi. Oleh karena itu negoisasi informal dibagi menjadi dua:
- Teks Negosiasi Lisan
Biasanya negoisasi ini dilakukan secara langsung untuk berinteraksi satu sama lain. Misalnya seperti menawar harga buah secara langsung yang dijual pedagang di pasar.
- Negosiasi Teks Tertulis
Artinya negoisasi ini berupa tulisan dan dilakukan secara online. Misalnya ketika kamu ingin menawar harga produk di online shop, maka kamu harus berinteraksi dengan si penjual melalui forum chat yang ada.
Ciri-ciri Teks Negosiasi
Dari penjelasan diatas belum lengkap rasanya jika sobat milenia belum mengetahui ciri-ciri teks negoisasi. Yuk kita cari tahu!
- Harus memiliki partisipan
Dalam bernegoisasi harus adanya partisipan. Jika tidak ada, namanya bukan negoisasi tetapi lagi berbicara dengan diri sendiri. Partisipan seperti pembeli yang bernegosiasi dengan penjual agar mendapatkan diskon.
2. Mengatasi perselisihan dengan mengambil jalan tengah
Jika timbulnya perselisihan, jika ada pihak yang merasa dirugikan, maka satu-satunya cara yang harus kita lakukan adalah mengambil jalan tengah. Maksud dari jalan tengah ialah agar kedua belah pihak saling menguntungkan satu sama lain.
Misalnya Ibu menawar harga minyak kepada pedagang di pasar akibat harganya yang terbilang mahal. Tetapi pedagang tak setuju dengan penawaran harga Ibu karena terbilang murah dan ia bisa rugi. Nah, jalan tengah ini berfungsi untuk menghindari konflik tersebut.
3. Kepentingan bersama adalah hal yang utama
Tak adil rasanya, jika salah satu pihak saja yang merasa untung, lalu pihak lainnya bisa merugi. Hal yang dilakukan ialah harus bersikap adil.
4. Mendapatkan kesepakatan yang menguntungkan
Untuk melalui proses ini tentunya perlu kesepakatan bersama antara kedua belah pihak dalam menentukan harga agar salah satu pihak tidak ada yang rugi.
Struktur Teks Negoisasi
Untuk melakukan negoisasi diperlukannya struktur, agar negoisasi yang bisa menghasilkan keputusan yang di inginkan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui ilmunya.
- Orientasi
Dalam melakukan suatu hal, memang harus dengan etika. Etika dalam orientasi seperti salam pembuka dan juga perkenalan.
2. Permintaan
Maksudnya ialah menjelaskan apa yang menjadi kebutuhan kamu yang nantinya akan jadi topik perundingan. Misalnya Ayah membeli lampu di toko material.
3. Pemenuhan
Pemenuhan merupakan kesanggupan dari pemilik jasa atau barang. Misalnya toko material memiliki lampu yang Ayah butuhkan.
4. Penawaran
Dalam melakukan penawaran akan ada proses diskusi satu sama lain. Misalnya; Ayah tidak setuju kalau harga lampu terlalu mahal, oleh karena itu Ayah minta diskon untuk harga yang lebih murah.
5. Persetujuan
Jika penurunan harga dari pembeli di setujui oleh penjual, maka inilah kesepakatan bersama. Artinya kedua belah pihak diuntungkan.
6. Penutupan
Terima kasih dan ucapan salam merupakan penutup dari hasil proses negoisasi sebagai bentuk apresiasi dan rasa syukur.
Baca Juga : Contoh Teks Anekdot, Lengkap Beserta Strukturnya
Contoh teks negoisasi
Orientasi
Pembeli : Selamat siang pak
Penjual : Selamat siang bu, ada yang bisa saya bantu?
Permintaan
Pembeli : Saya lagi nyari tempat pensil yang ada gambar Spiderman, kira-kira ada bapak jual nggak?
Pemenuhan
Penjual : Nah, kebetulan nih bu barangnya baru dateng. Silahkan dipilih-pilih aja dulu bu
Penawaran
Pembeli : Tetapi bisa ditawar nggak nih pak? soalnya suami saya belum gajian jadi tidak bawa uang lebih
Penjual : Ibu maunya di harga berapa?
Pembeli : DI harga 35 ribu pak kalau boleh
Penjual : Wah kalau segitu masih kemurahan bu. Soalnya tempat pensil gambar spiderman lagi banyak yang cari dan kalau ibu beli di mall harganya bisa 100 ribuan.
Pembeli : Yaudah 40 ribu ya?
Penjual : Masih belum bisa Ibu, kalau 60 ribu saya kasih deh
Persetujuan
Pembeli : Yaudah boleh deh saya sepakat
Penjual : Baik ibu bisa langsung bayar di kasir ya
Penutup
Pembeli : Terimakasih ya pak
Penjual : Sama-sama Ibu
(Reporter 1)
Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.