Mana Usia Ideal Anak Masuk Sekolah? Ini Penjelasannya!

Usia Ideal Anak Masuk Sekolah

Milenianews.com – Menurut sebuah penelitian dari para peneliti Stanford, mengungkapkan bahwa banyak orang tua telah memasukkan anak-anak mereka ke sekolah pada usia yang terlalu kecil. Pada akhirnya berdampak negatif pada kesehatan mental anak-anak di masa depan. Penting bagi orang tua mengetahui usia ideal anak masuk sekolah.

Peneliti Thomas Dee dan Hans Henrik Sievertsen menggunakan studi Danish National Birth Cohort (DNBC) untuk mengumpulkan data tentang anak-anak. DNBC sendiri adalah sebuah lembaga yang bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara paparan pada awal kehidupan dan penyakit di masa depan.

Baca juga : Apa dan Bagaimana Wisuda Anak Sekolah?

Dalam studi ini, DNBC mengumpulkan tanggapan dari 54.241 orang tua mengenai pengukuran kesehatan mental anak-anak mereka saat berusia 7 tahun. Terdapat 35.902 tanggapan saat anak-anak berusia 11 tahun. Dalam penelitian tersebut, peneliti menemukan bahwa anak-anak yang memulai taman kanak-kanak setahun lebih lambat daripada rata-rata siswa.

Siswa yang memiliki skor yang 73% lebih baik pada tes yang mengukur tingkat hiperaktivitas dan kurangnya perhatian mereka empat tahun kemudian.

Usia ideal anak masuk sekolah

Anak yang masuk TK usia pada 6 tahun punya kontrol diri lebih baik

Peneliti juga menemukan bahwa anak-anak yang memulai taman kanak-kanak (TK) pada usia 6 tahun, memiliki skor yang jauh lebih baik dalam tes pengendalian diri ketika mereka berusia 7 dan 11 tahun.

Pengendalian diri, yang juga dikenal sebagai “fungsi eksekutif” oleh para psikolog, merupakan salah satu karakteristik yang sangat penting bagi anak-anak dalam tahun-tahun awal perkembangan mereka.

Tingkat pengendalian diri yang kuat menunjukkan bahwa anak-anak dapat mengelola waktu mereka dan mempertahankan fokus meskipun ada gangguan di sekitar mereka.

Usia anak masuk sekolah di negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik

Jika melihat pada fakta yang ada, terdapat kecenderungan bahwa di negara-negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, anak-anak tidak masuk ke sekolah secara terlalu dini.

Baca juga : Kisah Viral Derlin yang Jualan Sambil Bersekolah!

Sebagai contoh, di Finlandia banyak anak-anak memulai pendidikan formal di sekolah pada usia 8 tahun. Sebagian besar masa kecil mereka habis di rumah atau taman kanak-kanak. Pendekatan ini menekankan bahwa pada usia di bawah 7 tahun, waktu harus benar-benar untuk bermain dan mengembangkan keterampilan sosial.

Faktanya, pendekatan pendidikan semacam ini telah membawa hasil yang baik bagi anak-anak hingga mereka berusia 11 tahun. Hal itu sebelum memasuki tingkat sekolah menengah.

Berdasarkan data, siswa di Finlandia dan negara-negara Nordik lainnya seperti Norwegia, Denmark, dan Swedia, menunjukkan kinerja terbaik dalam peringkat pendidikan PISA (Program Penilaian Pelajar Internasional) tahunan.

Apabila di Indonesia bagaimana?

Di Indonesia, peraturan mengenai usia masuk sekolah dasar (SD) sudah terdapat dalam Permendikbud Nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB TK, SD, SMP, SMA, SMK. Pada Pasal 7 dalam peraturan tersebut, terdapat ketentuan sebagai berikut:

  1. Calon peserta didik baru kelas 1 SD harus berusia:
  2. 7 (tujuh) tahun; atau
  3. Minimal 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
  4. Sekolah wajib menerima peserta didik yang berusia 7 (tujuh) tahun.
  5. Terdapat pengecualian untuk syarat usia minimal 6 (enam) tahun sebagaimana disebutkan pada ayat (1) huruf b, yaitu bagi calon peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa serta kesiapan psikis yang dapat dibuktikan melalui rekomendasi tertulis dari seorang psikolog profesional.
  6. Jika tidak tersedia psikolog profesional sebagaimana disebutkan pada ayat (3), rekomendasi dapat diberikan oleh dewan guru Sekolah.

Baca juga : Dinas Pendidikan Kota Depok Berikan Apresiasi kepada Sekolah KB-TK Prestasi Global

Dengan demikian, aturan tersebut mengatur persyaratan usia untuk masuk SD di Indonesia. Tetapi memberikan pengecualian bagi calon peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan atau bakat istimewa dengan persyaratan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional atau dewan guru Sekolah jika psikolog profesional tidak tersedia.

Jangan sampai ketinggalan info terkini bagi generasi milenial, segera subscribe channel telegram milenianews di t.me/milenianewscom.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *