Mahasiswa dan Alumni Universitas Nusa Mandiri Berperan Aktif dalam Pelatihan Keamanan Cyber di PT Tirta Asasta Depok

Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri  berperan penting dalam mendeteksi dan melaporkan kerentanan sistem keamanan di PT Tirta Asasta Depok (Perseroda). (Foto: Dok UNM)

Milenianews.com, Depok–  Mahasiswa dan alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menunjukkan kiprahnya di dunia industri, khususnya dalam bidang keamanan siber. Alwi Al Hadad, mahasiswa Universitas Nusa Mandiri, berperan penting dalam mendeteksi dan melaporkan kerentanan sistem keamanan di PT Tirta Asasta Depok (Perseroda).

Menyadari potensi ancaman yang dapat membahayakan integritas sistem informasi perusahaan, Alwi segera mengambil inisiatif untuk melaporkan temuannya kepada pihak terkait. Menanggapi laporan tersebut, Manajer IT PT Tirta Asasta, Dudy, mengusulkan penyelenggaraan pelatihan penetration testing bagi tim IT perusahaan guna meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi ancaman siber.

Pelatihan penetration testing ini berlangsung pada Selasa-Kamis, 25 hingga 27 Februari 2025 di PT Tirta Asasta Depok, dengan lima trainer terlibat, termasuk Alwi Al Hadad dan Gilang Dwi Setyawan, alumni S2 Universitas Nusa Mandiri yang juga tergabung dalam Redlimit. Bersama tiga trainer profesional lainnya dari Redlimit, mereka membimbing tim IT perusahaan dalam memperkuat perlindungan terhadap aset digital mereka.

“Pelatihan ini menjadi lebih sistematis dan menyeluruh, berfokus pada pengujian keamanan sistem serta peningkatan kualitas pertahanan digital perusahaan,” kata Alwi dalam rilis yang diterima Milenianews.com, Senin (3/3/2025).

Baca Juga : Mahasiswa UNM Raih Kemenangan di Pitching Startup, Dapatkan Investasi AWS Cloud Senilai $500

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai dasar-dasar keamanan siber, identifikasi dan mitigasi ancaman, serta praktik penetration testing. Para peserta diajarkan cara mendeteksi kerentanan pada sistem, melakukan uji keamanan website, serta menyusun laporan pengujian yang efektif untuk peningkatan keamanan digital perusahaan.

“Adanya pelatihan ini memberikan kesempatan luar biasa untuk belajar langsung dari para ahli dan sekaligus berkontribusi dalam memperkuat keamanan perusahaan. Saya berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih besar di masa depan,” ujar Alwi.

Pada kesempatan ini, Dudy selaku Manajer IT PT Tirta Asasta Depok menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan ini.  “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi tim IT kami. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat sistem keamanan perusahaan kami, terutama dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks,” ungkapnya.

Sementara itu, Fitra Septia Nugraha selaku  kepala Nusa Mandiri Innovation Center  mengungkapkan bahwa pelatihan menjadi bukti nyata bahwa ilmu yang didapat di Universitas Nusa Mandiri dapat langsung diaplikasikan di dunia industri.

“Kolaborasi antara mahasiswa dan alumni ini membuktikan bahwa UNM tidak hanya memberikan teori, tetapi juga keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelatihan ini menunjukkan pentingnya sinergi antara mahasiswa, alumni, dan profesional di industri dalam meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi dan keamanan siber.

“Melalui kolaborasi ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia kerja. Dengan berkembangnya ancaman digital, keahlian dalam keamanan siber semakin dibutuhkan, dan Universitas Nusa Mandiri terus berperan aktif dalam mencetak talenta yang siap menghadapi tantangan industri di masa depan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *