Atasi Perundungan Online, Kemendikbud Hadirkan Psikolog Online

Kemendikbud Sediakan Psikolog online

Milenianews.com, Jakarta – Perundungan masih terjadi dan kerap menjadi masalah serius yang menimpa mental para pelajar. Kegiatan belajar mengajar secara digital, membuat perlakuan ini berpindah dan bukan tak mungkin bisa menimpa mereka di ruang digital. Psikolog online pun hadir.

Sebagai salah satu upaya dari Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) untuk mengatasi hal tersebut, sudah menyediakan psikolog online. Sebagaimana kita tahu, adopsi penggunaan internet meningkat selama pandemi ini.

Baca Juga : Dua Proposal Mahasiswa UBSI Masuk Program Pendanaan KIBM Kemendikbud

Hadirnya Psikolog tersebut juga menjadi bagian dari program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Ekstrakulikuler Kemendikbud. Program tersebut berisi materi pemanfaatan digital dengan baik dan bijak, dengan para pembicara dari kalangan para ahli digital.

Psikolog Online

Koordinator Peserta Didik Direktorat SMP, Kemendikbud RI, Maulani Mega Hapsari mengatakan, era sekarang digitalisasi sangat diperlukan.

“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sangat memperhatikan bahwa hidup di era sekarang mau tidak mau, suka tidak suka, digitalisasi itu memang diperlukan kemampuannya,” ujarnya, mengutip dari Antara, Rabu (10/2).

“Tetapi, di satu pihak, kami juga memandang anak-anak harus punya kemampuan. Supaya nantinya mereka dapat memfilter atau menyaring apa yang bisa mereka pelajari dan apa yang baiknya mereka tinggalkan,” lanjutnya.

Maulani menyebut terkait digitalisasi, salah satu programnya adalah pemberian bantuan TIK kepada sekolah yang membutuhkan. Terutama di sekolah-sekolah penggerak.

Program lainnya dari Kemendikbud adalah pembuatan platform pembelajaran.

Selain itu, Direktorat Sekolah Menengah Pertama telah mengeluarkan buku panduan terkait cara berkomunikasi yang efektif dan cara memanfaatkan digital dengan baik dan benar.

Baca Juga : Kemendikbud Akan Menunda Asesmen Nasional

Maulani juga ingin, orang tua berperan dalam memberi support bagi anak-anaknya selama belajar dari rumah.

“Kami pastinya mengharapkan selama pelaksanaan pembelajaran dari rumah ini, support dari orangtua sangat diharapkan,” dia menambahkan.(Rifqi Firdaus)

Respon (7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *