Milenianews.com, Bogor– Dalam rangka menyukseskan penerapan Kurikulum Merdeka di Sumatera Barat, khususnya di Kecamatan Guguk, Kabupaten 50 Kota, maka masa libur saat ini dimanfaatkan oleh sekelompok para kepala sekolah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dengan mengadakan Studi Tiru ke Fajar Hidayah Pusat di Kota Wisata Kabupaten Bogor.
Ketua Yayasan Fajar Hidayah H Mirdas Eka Yora, Lc.M.Si menuturkan , Fajar Hidayah sangat menyambut baik ide dan kegiatan ini , sehingga di samping menerima kedatangan rombongan yang terdiri dari para kepala sekolah dan koordidanotor wilayah tersebut. Juga menyediakan penginapan bagi semua rombongan sera lengkap dengan tom katering sekolah yang dengan sigap melayani para tamu dari hari Senin sore sampai Rabu pagi, pekan lalu.
“Kegiatan utama yang diikuti oleh rombongan para kepala sekolah ini diadakan pada hari Selasa tanggal 26 Desember 2023 di Hall Serba Guna Fajar Hidayah, adalah Pelatihan ‘Creative Teaching Methodology ’ dalam rangka lebih memahami dan meresapi praktik dan implementasi Kurikulum Merdeka,” kata Mirdas Eka Yora dalam rilis yang diterima Milenianews.com.
Fajar Hidayah yang sudah mendirikan lembaga pelatihan pendidikan di bawah bendera PTC Parent Teacher Child Learning School bekerjasama dengan dengan konsultan dan pakar pendidikan dari Singapore Mrs Puspa Sivan, M.Ed sejak tahun 1999. “Selama ini Fajar Hidayah sudah memberikan pelatihan pada lebih dari 50.000 se-ASEAN. Konsep pelatihan yang diberikan dieknal dengan nama Eclectic Aproach. Di mana berbagai pendidikan modern di berbagai belahan dunia diterapkan dan dikembangan dalam pelatihan ini,” ujarnya.
Dengan pelatihan ini para kepala sekolah diajak untuk mengubah mindset, karena yang paling sulit dalam perubahan adalah mengubah pola pikir atau mindset. Hal ini juga pernah disinggung oleh Dirjen GTK Kemendikburisetdikti Prof Nunuk, ”bahwa tantangan bagi Kurikulum Merdeka sekarang adalah mengubah mindset”.
Baca Juga : Kolaborasi ASEAN: Fajar Hidayah dan Masdar Malaysia
Dalam pelatihan ini sangat ditekankan bagaimana membuat sebuah proses pembelajaran yang bermakna, materi esensial bisa dipahamai dan dirasakan melalui pengalaman belajar oleh anak dan juga bisa membuat para pelajar bisa menikmati sensai belajar yang tidak hanya monotoni. “Tapi jauh lebih hidup dan penuh sentuhan sesansi karena para peserta ajat mengalami pengalaman dengan kegiatan-kegiatan yang konret bukan hanya sekedar mengejar hasil yang berputar dari teori menjadi nilai saja,” ujarnya.
Harisman selaku koordinator wilayah buat para Kepala Sekolah di Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat menyatakan sangat berterima kasih atas segala sambutan dan pelayanan yang telah diberikan oleh Fajar Hidayah Pusat terhadap rombongan para kepala sekolah Kecamatan Guguak , Kabupaten 50 Kota. “Mulai dari menyiapkan tempat menginap, menyediakan makan selama rombongan memginap ditambah dengan Pelatihan Crative Teaching Methodology dalam rangkaian studi tiru,” tuturnya.
Baca Juga : Fajar Hidayah Canangkan Lingkungan Hijau dengan “Plastic Challenge”
Ia menambahkaan, pelatihan tersebut sangat bermanfaat dalam menyelami lebih lanjut implementasi Kurikulum Merdeka yang diterapkan serentak di semua sekolah tahun ini. “Pembelajaran berdiferensiasi serta bermakna sangat terasa pelatihan ini dimana para kepala sekokah semakin terbuka ide dan mindset mereka untuk. Menerapkan proses pembelajaran yang berkualitas dengan aneka kegiatan konkret yang membuat pembelajaran bukan hanya mudah dipahami tapi juga membuat kegiatan pembelajaran jadi dinamis lebih hidup serta menyenangka,” paparnya.
Nasruddin selaku ketua kelompok kerja kepala sekolah juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan pelatihan bagi para kepala sekolah yang diadakan oleh Fajar Hidayah. Ia juga menyampaikan keinginannya bersama para kepala sekolah untuk mendapatkan kesempatan bisa mengikuti pelatihan bulan Juli nanti bersamaan dengan masa libur sekolah.