Milenianews.com, Jakarta — Siswa dan guru dari Sekolah Menengah Pertama Bakti Mulya 400 (SMP BM 400) mengikuti kegiatan The 12th ASEAN+3 Student Camp and Teacher Workshop for the Gifted in Science pada taggal 15 Januari 2023. Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Sains dan Teknologi Korea Selatan serta Korea Foundation for the Advancement of Science and Creativity (KOFAC).
Kegiatan Student Camp tersebut diikuti oleh lebih dari 120 siswa di Kawasan Asia Tenggara, Korea Selatan, Jepang, dan China (ASEAN+3). Ketua Penyelenggara, Prof. Chang Oung PARK menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyediakan tempat bagi siswa berbakat untuk merangsang rasa ingin tahu mereka dan mengembangkan kemampuan mereka terhadap sains, serta kesempatan yang lebih baik untuk bertukar pikiran dan persahabatan di dunia internasional.
Pada kegiatan tersebut dua kelompok siswa SMP BM 400 mewakili sekolah Indonesia berhasil maju menjadi finalis di antara 15 finalis dari berbagai negara. Kelompok pertama beranggotakan Brahmandiko Akbar, Alina Ayudewi dan Syasya Qaisarana mempresentasikan projek berjudul “Exploring Carbon Dioxide and Greenhouse Effect”. Sedangkan kelompok kedua beranggotakan Zahra Nabila, Alegra Kamidia William Ali dan Praisya Anindia mempresentasikan projek berjudul “How Carbon Dioxide Can Increase the Temperature of the Earth?”
Pada sesi pengumuman kegiatan, panitia menetapkan kelompok pertama mendapat medali perak, sedangkan kelompok kedua mendapatkan menadali perunggu. Selain penghargaan medali, tim SMP BM 400 juga mendapatkan penghargaan sebagai pembuat desain mascot terbaik dan dipercaya untuk closing speech di akhir acara. Closing speech guru dibawakan oleh Edi Hermawan, sedangkan closing speech siswa dibawakan oleh Praisya Anindia.
Baca Juga : Parenting SMP BM 400: Membimbing Perkembangan Psikoseksual Remaja
Yang tidak kalah penting pada sesi Cultural Night Presentation, SMP BM 400 juga berhasil mengenalkan budaya Indonesia melalui tari dan nyanyian. Pada kesempatan tersebut tim siswa BM 400 membawakan Midley Sembilan Budaya Indonesia.
“Harapan kami, kegiatan The 12th ASEAN+3 Student Camp for the Gifted in Science ini dapat mengasah kemampaun siswa agar memiliki kompetensi kompetensi abad 21 yaitu Critical Thinking, Communication, Creative Thinking, dan Collaboration,” kata Kepala SMP BM 400, Rike Anwari Fuady, M.Si melalui rilis, Senin (6/2/2023).
Ia menambahkan, “Kami juga berharap guru maupun siswa dapat memperluas kolaborasi agar pembelajaran di SMP BM 400 memiliki kualitas sejajar dengan pembelajaran di negara maju.”