Dr. Permata Nevita: Yuk Laksanakan Pola Hidup Sehat dengan Menerapkan Gizi Seimbang

Kepala  UKS Sekolah Bosowa Bina Insani, dr. Permata Nevita memaparkan materi tentang pola hidup sehat dengan menerapkan gizi seimbang pada acara Sosialisasi Kantin Sehat Sekolah untuk unti SD, yang diadakan oleh Sekolah Bosowa Bina Insani  (SBBI), Bogor, Kamis (1/2/2024). (Foto: Dok SBBI)

Milenianews.com, Bogor–  Sekolah Bosowa Bina Insani  (SBBI) mengadakan acara Sosialisasi Kantin  Sehat Sekolah untuk unit SD. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Bosowa Bina Insani, Bogor, Kamis (1/2/2024). Acara yang dibuka oleh PIC (Penanggung Jawab) Bosowa School Eko Aryanto itu dihadiri oleh perwakilan orang tua murid yang tergabung dalam Parents Association Sekolah Bosowa Bina Insani (PABBI) unit SD.

Acara Sosialisasi Kantin Sehat Sekolah itu menampilkan dua narasumber. Yakni, Dra. Dedeh Soeria Atmadja, Apt., selaku  kepala Humas dan Kelembagaan Sekolah Bosowa Bina Insani  (SBBI), dan   dr. Permata Nevita, yang sehari-hari antara lain bertugas  sebagai kepala  UKS Sekolah Bosowa Bina Insani.

Dalam kesempatan tersebut,  dr. Permata Nevita membahas pola hidup sehat dengan menerapkan gizi seimbang. “Pola hidup sehat, menurut WHO  (Organisasi Kesehatan Dunia) adalah cara menjalani kehidupan yang dapat meminimalisir risiko terkena penyakit serius atau kematian dini,” kata dr. Permata Nevita saat mengawali pemaparannya.

Ia lalu menjabarkan tips memulai hidup sehat:

1) Rutin melakukan olah raga. Olah raga ringan yang disukai, berenang dan jalan kaki.

“Pastikan tubuh bergerak aktif setiap hari, 30 menit per hari yang bertujuan untuk membakar kalori tubuh dan membantu mengalirkan lebih banyak oksigen ke dalam sel-sel tubuh,” kata dr. Permata dalam rilis yang diterima Milenianews.com.

2) Mengkonsumsi makanan sehat bergizi seimbang.

3) Mencukupi kebutuhan cairan. Cukupi kebutuhan tubuh dengan mengkonsumsi setidaknya dua liter air per hari

4)  Mengelola stress. Kesehatan tubuh dipengaruhi oleh:  makanan, aktivitas sehari-hari, dan kesehatan mental.

“Tingkat stress tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti penyakit asam lambung (GERD ),” ujarnya.

5) Tidur yang cukup: Usahakan tidur yang cukup 7 – 9 jam per hari setiap malam.

6) Mengurangi mengkonsumsi gula dan garam.

“Tinggi asupan gula  bisa menyebabkan diabetes dan  obesitas. Sedangkan  tinggi asupan garam bisa menyebabkan hipertensi,” kata dr. Permata.

7) Menjaga kebersihan rumah.  Pastikan rumah memililki akses cahaya yang cukup dan ventilasi udara yang memadai.

8) Hindari kebiasaan buruk.

“Merokok dalam jangka panjang dapat meningkatakan risiko penyakit paru, stroke, penyakit jantung. Sedangkan mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkjan gangguan fisik dan mental seperti hepatitis alkoholik, kanker hati, sirosis, ketergantungan alkohol, gangguan prilaku,” paparnya.

9) Rajin cuci tangan.

10) Rutin memeriksa kondisi kesehatan.

Ia lalu menjelaskan  pedoman gizi seimbang. “Gizi seimbang merupakan susunan makanan shari-hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh seseorang,” ujarnya.

Adapun jenis zat gizi, kata dr. Permata sebagai berikut:

  • Penghasil Energi :   karbohidrat, lemak dan protein.
  • Pembangun Sel : protein.
  • Pengatur : Vitamin, mineral dan air.

Baca Juga : Kantin Sekolah yang Sehat, Seperti Apakah?

Di akhir pemaparannya, dr. Permata menyebutkan empat pilar pedoman gizi seimbang. Yakni:

  • Mengkonsumsi makanan beragam.
  • Membiasakan prilaku hidup bersih.
  • Melakukan aktifitas fisik.
  • Mempertahankan dan memantau berat badan normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *