Menang di Bandung, Gugur di Asia: Persib Bandung Tersingkir dari ACL Two

Milenianews.com, Bandung – Bagaimana rasanya menang, tapi tetap tersingkir? Seperti lulus ujian susulan dengan nilai bagus hanya saja rapor semester sudah terlanjur merah. Rabu (18/12) malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Persib Bandung memberikan harapan. Sayangnya, harapan itu datang sedikit terlambat.

Di leg kedua 16 besar AFC Champions League 2 musim 2025–2026, Maung Bandung menundukkan Ratchaburi FC 1-0 di Stadion GBLA, Rabu (18/2). Gol Andrew Jung pada menit ke-39 memastikan kemenangan mereka. Stadion bergemuruh. Tapi agregatnya jauh, 1-3. Tiket perempat final tetap milik tim tamu.

Baca juga: Tersungkur di Thailand, Misi Mustahil Persib Bandung Usai Dibekuk Ratchaburi 0-3

Melawan Kemustahilan, dengan Suara dan Harapan

Sebelum peluit dibunyikan, hitung-hitungan sudah lebih dulu membuat dahi berkerut. Persib butuh kemenangan empat gol tanpa balas untuk lolos ke perempat final. Empat. Bukan satu, bukan dua. Tapi Empat.

GBLA pun riuh. Atmosfernya seperti malam final. Sorak-sorai menggulung tribun, seolah-olah suara bisa menggerakkan papan skor. Persib menyerang dengan determinasi tinggi, setidaknya tekad untuk tidak menyerah sebelum waktu menyerah pada mereka.

Babak kedua berjalan dengan tensi tinggi, tetapi waktu terasa lebih cepat dari biasanya. Setiap menit yang berlalu seperti pengingat bahwa defisit tiga gol bukan sekadar angka, melainkan tembok tebal yang tak mudah ditembus.

Persib menang. GBLA tetap angker. Ratchaburi tak mampu mencetak gol balasan. Namun agregat 1-3 membuat langkah Maung Bandung terhenti di 16 besar.

VAR: Antara Harapan dan Degup Jantung

Persib akhirnya benar-benar mencetak gol menjelang turun minum. Andrew Jung memanfaatkan peluang dan menggetarkan jala lawan. Lagi-lagi, wasit tak langsung menunjuk tengah. Penonton menahan napas. Teknologi mengambil alih.

Setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR), gol disahkan. Skor 1-0. GBLA kembali hidup, kali ini dengan lega yang sah secara hukum sepak bola.

Namun realitas tetap tak berubah: Persib masih butuh tiga gol lagi.

Baca juga: Buntut Ditundanya Persija vs Persib, Penggemar Sepak Bola dan Fans Kpop Ribut Perihal SUGBK

Bagi Bobotoh, malam itu adalah campuran bangga dan getir. Timnya tak menyerah, stadionnya tetap bergemuruh, tetapi perjalanan di ACL 2 musim ini berakhir.

Sepak bola kadang kejam, tapi selalu jujur. Dan di Bandung, kejujuran itu datang dalam bentuk skor 1-0 yang terasa belum cukup.

Tonton podcast Milenianews yang menghadirkan bintang tamu beragam dari Sobat Milenia dengan cerita yang menghibur, inspiratif serta gaul hanya di youtube MileniaNews.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *